EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 2,12 poin, atau sekitar 0,09 persen, pada Kamis (9/2/2023), menjadi 2.481,52.
Volume perdagangan moderat mencapai 595,66 juta saham senilai 8,76 triliun won atau sekitar US$6,95 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 508 berbanding 363.
Angka indeks turun mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu pelemahan saham sektor teknologi. “Para investor melakukan aksi ambil untung seiring merosotnya indeks komposit Nasdaq.
Investor institusi melepas saham senilai 384,86 miliar won, sedangkan investor ritel dan asing masing-masing merup saham senilai 213,78 miliar won dan 148,18 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,16 persen dan 0,53 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melemah 0,25 persen dan 0,84 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing naik 0,73 persen dan 1,1 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan POSCO Chemical masing-masing melonjak 1,19 persen dan 7,54 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,06 persen, saham Kia sebaliknya naik 0,28 persen. Saham perusahaan internet Naver melemah 0,22 persen, saham Kakao sebaliknya melambung 2,6 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 0,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.260,4 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1 persen.
Related News

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker

Diskon Biaya Listrik 50 Persen Berakhir, Maret Berlaku Tarif Normal