EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, hari in ditutup merosot 26,91 poin, atau sekitar 1 persen, pada Kamis (2/6/2022), menjadi 2.658,99.
Volume perdagangan hanya mencapai 513,1 juta saham senilai 7,6 triliun won atau sekitar US$6,06 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 520 berbanding 322.
Angka indeks merosot dipicu kekhawatiran para investor terhadap kemungkinan berlangsungnya resesi global.
“Inflasi masih menjadi kekhawatiran utama pasar karena apabila tidak ditangani dengan baik dapat memicu reses,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 748,7 miliar won dan 88,3 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 793,7 miliar won.
Related News
IHSG Sesi Siang (4/5) Konsisten Naik 0,17 Persen ke 6.968
KISI Challenge: Step Higher Dimulai, Ajang Trading Paling Sultan
Pupuk Dunia Langka, Indonesia Justru Turunkan Harga 20 Persen
Siap-Siap! Indonesia Mau Pangkas Impor Bensin 8 Juta KL
Jadestone Jajaki Akuisisi Aset Migas Produktif di Indonesia
IHSG Dibuka Ngebut 1,07 Persen ke 7.031, Berpeluang Rebound





