EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, hari in ditutup merosot 26,91 poin, atau sekitar 1 persen, pada Kamis (2/6/2022), menjadi 2.658,99.
Volume perdagangan hanya mencapai 513,1 juta saham senilai 7,6 triliun won atau sekitar US$6,06 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 520 berbanding 322.
Angka indeks merosot dipicu kekhawatiran para investor terhadap kemungkinan berlangsungnya resesi global.
“Inflasi masih menjadi kekhawatiran utama pasar karena apabila tidak ditangani dengan baik dapat memicu reses,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 748,7 miliar won dan 88,3 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 793,7 miliar won.
Related News
BTN-PPATK Perbaiki 20 RTLH, Wujudkan Rumah Layak Keluarga Prasejahtera
Soal IPO Persib Bandung, Belum Ada Hilal Tunggu Valuasi Rp1 Triliun
IHSG Merosot 1,13 Persen, Saham Emiten Prajogo dan BBRI Tertekan
IHSG Sesi I Loyo Imbas MSCI, Asing Net Sell Rp1,18T di Saham-Saham Ini
MSCI Depak GOTO, Turunkan CPIN, Pasar RI Terancam Outflow Rp1 Triliun
Jeda Siang (13/8) Usai Review MSCI, Tekan IHSG ke Bawah Level 6.300





