Indeks Saham Asia Dibuka Turun, IHSG Tunjukkan Pola Bearish dengan Perkiraan Support 6.900
:
0
EmitenNews.com—Indeks saham di Asia pagi ini Rabu (29/6) di buka turun mengikuti pergerakan indeks saham utama di Wall Street semalam di mana NASDAQ anjlok sekitar 3% setelah data Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confidnece Index) AS meredupkan rasa optimisme investor dan memicu ketakutan mengenai resesi.
Investor tampak mulai ragu bahwa bank sentral AS (Federal Reserve) mampu menghindari memicu perlambatan ekonomi di tengah kenaikan suku bunga untuk menjinakkan lonjakan inflasi.
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS (US Treasury Note) bertenor 10 tahun turun 3 bps menjadi 3.17% karena investor sibuk mencerna sejumlah rilis data ekonomi AS.
Data Consumer Confidence Index (CCI) yang dirilis oleh the Conference Board turun ke level 98.7 di bulan Juni, terendah sejak Februari 2021 dari level 103.2 di bulan Mei dan berada di bawah ekspektasi penurunan ke level 100.
Indeks Ekspektasi Konsumen atau Consumer Expectations Index (CEI) melemah ke level 66.4, terendah sejak Maret 2013 karena kekhawatiran mengenai inflasi yang tinggi membuat konsumen mengantisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi yang significant di Semester II 2002.
Related News
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!
IHSG Tertekan, Koleksi Sejumlah Saham Berikut





