Integrasi, Global Niaga (BELI) Caplok Dekoruma Inovasi Rp1,16 Triliun
:
0
Pengurus blibli berbincang di sela-sela pelaksanaan paparan publik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Global Niaga alias blibli (BELI) mencaplok 99,83 persen saham Dekoruma Inovasi Lestari (DIL) senilai Rp1,16 triliun. Akuisisi 26.167 saham DIL dari Dekoruma Pte Ltd (DPL). Transaksi telah dipatenkan pada Kamis, 20 Juni 2024.
Manajemen blibli mengharap transaksi itu, mendorong atau stimulus bagi bisnis perseroan, khususnya dalam ranah produk home and living. Itu seiring upaya perseroan menyesuaikan, dan menyelaraskan jalur perdagangan daring (online), dan luring (offline). Dengan begitu, perseroan secara kolektif dengan DIL dapat berkembang menjadi perusahaan terintegrasi bidang perdagangan online dan offline.
Dengan pelaksanaan transaksi itu, perseroan dapat memiliki peluang lebih besar untuk memahami potensi, dan kewajiban. Perseroan juga berpeluang untuk mengelola risiko lebih efektif, dan pengambilan keputusan lebih terinformasi. Selain itu, proses penyatuan visi dan misi perseroan dengan DIL dapat terlaksana secara efektif.
Setelah transaksi tuntas, perseroan berencana mengembangkan jalur perdagangan daring dan luring PT DIL. Dengan mempertimbangkan rencana itu, perseroan sebagai pemilik DIL akan bekerja sama untuk memperluas jangkauan kategori produk home and living sebagai bagian tidak terpisahkan dari integritas bisnis perseroan.
Perseroan sebagai entitas telah beroperasi dalam perdagangan online dan offline, akan mengintegrasikan jalur perdagangan untuk menciptakan sinergi optimal antara online dan offline. Transaksi itu, diharap mendorong atau menstimulasi bisnis perseroan, khususnya dalam ranah produk home and living.
PT DIL berkedudukan di Jakarta Barat berdasar hukum Republik Indonesia. PT DIL bergerak bidang aktivitas keuangan dan asuransi, informasi dan komunikasi, serta aktivitas profesional, ilmiah dan teknis. Sementara itu, DPL berkedudukan di Singapura. Berdiri berdasar certificate confirming incorporation of company pada 7 September 2015. (*)
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





