IPO Sudah Dipersiapkan, Surya Citra Media (SCMA) Sebut Video dan RANS Fokus Perbaikan
Sementara itu, dari sisi platform Vidio, Sutanto kembali menegaskan bahwa perseroan masih melakukan penyesuaian, seiring adanya perubahan dari mandat investor. Perseroan berharap break even point (BEP) dapat terjadi dalam 2-3 tahun ke depan. Ini telah mempertimbangkan beberapa elemen seperti pelanggan, advertising , dan pengembangan bisnis yang relevan dengan platform Vidio, salah satunya konten produksi.
"Kami berharap dengan multiple add i tional business unit ini, kami akan selektif mengidentifikasi bisnis-bisnis unit yang memang akan menjadi top performance . Itu salah satu upaya kami untuk mencapai BEP karena kita tidak hanya rely on pada bisnis konvensional, tapi juga tambahan bisnis yang mendukung ke arah positif," tutup Sutanto.
Related News
Grup Hapsoro Jual 1,08 Persen Saham Bisnis Sekuritasnya (PADI) Rp16M
Disorot BEI, GPSO Buka-Bukaan Soal Penjajakan Aksi Korporasi
Emiten Prajogo (TPIA) Klarifikasi Isu Force Majeure Selat Hormuz
Laba Elnusa (ELSA) Naik Minimalis di 2025, Pendapatan Tembus Rp14,49T
MDKA Deal Pasok 3 Metrik Ton Emas ke Antam (ANTM) Per Tahun
Senyap! Pengendali Borong 6,35 Miliar Saham AMRT





