IPO Sudah Dipersiapkan, Surya Citra Media (SCMA) Sebut Video dan RANS Fokus Perbaikan
Sementara itu, dari sisi platform Vidio, Sutanto kembali menegaskan bahwa perseroan masih melakukan penyesuaian, seiring adanya perubahan dari mandat investor. Perseroan berharap break even point (BEP) dapat terjadi dalam 2-3 tahun ke depan. Ini telah mempertimbangkan beberapa elemen seperti pelanggan, advertising , dan pengembangan bisnis yang relevan dengan platform Vidio, salah satunya konten produksi.
"Kami berharap dengan multiple add i tional business unit ini, kami akan selektif mengidentifikasi bisnis-bisnis unit yang memang akan menjadi top performance . Itu salah satu upaya kami untuk mencapai BEP karena kita tidak hanya rely on pada bisnis konvensional, tapi juga tambahan bisnis yang mendukung ke arah positif," tutup Sutanto.
Related News
Perusahaan Energi hingga Infrastruktur Bakal Rilis Obligasi dan Sukuk
Kurang dari Sebulan, Mandiri Habiskan Obligasi Rp5T untuk Ekspansi
Bank Neo Commerce (BBYB) Pakai Habis Dana Rights Issue Rp2,5 Triliun
Pengendali Serok Jutaan Saham LUCK, Simak Ini Alasannya
Dana IPO Rp207 Miliar Utuh, COIN Semai pada Instrumen Ini
TOBA Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar, Telisik Tujuannya





