IPO SWAP UGM Resmi Ditunda Karena Lapkeu?
:
0
Mau IPO, Intip Kinerja PT Swayasa Prakarsa (SWAP) dan Alokasi Dananya Untuk Apa. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Perusahaan milik Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu PT Swayasa Prakarsa resmi menunda rencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebelumnya, perusahaan riset UGM itu berencana melantai di BEI pada 10 September 2026, artinya dalam lima hari ke depan jika rencana itu tidak dibatalkan.
Padahal dalam prospektus SWAP juga telah tercantum jelas jadwal terkait rencana tersebut, mulai dari perolehan pernyataan efektif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditargetkan 31 Agustus 2026, termasuk masa penawaran umum pada 2-8 September 2026 dan penjatahan yang dijadwalkan 8 September 2026.
Kendati demikian, BEI menyampaikan fakta bahwa perusahaan yang rencananya mengambil kode ticker SWAP itu gagal mendapatkan pernyataan efektif dari OJK.
“Berdasarkan surat yang diterima, rencana penundaan dilakukan karena sampai dengan tanggal 1 September 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melaksanakan penawaran umum,” jelas Saidu Solihin, Direktur Penilaian Perusahaan BEI dalam keterangannya, Rabu (2/9) lalu.
Alasan yang terkuak yakni karena terdapat faktor administratif terkait laporan keuangan yang disajikan SWAP telah melewati batas berlaku persyaratan, sehingga perlu adanya pemutakhiran data persyaratan Initial Public Offering (IPO) kembali.
“Sebagai informasi, perseroan menggunakan laporan keuangan per 28 Februari 2026 pada proses penawaran umum sehingga masa berlaku laporan keuangan tersebut hanya sampai 31 Agustus 2026,” tambah Saidu.
Kinerja SWAP
Dalam prospektusnya, SWAP membeberkan kondisi kinerja keuangan perseroan, di mana pada 2 bulan pertama 2026, membukukan pendapatan Rp588 juta, meningkat 28,16 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp459 juta.
Meski begitu, beban pokok pendapatan mencapai Rp484 juta, meningkat dari periode lalu sebesar Rp313 juta atau sekitar 54,46 persen.
Related News
IHSG Diramal Akan Pulih Kembali, Ini Prasyarat yang Harus Ditembus
Top Losers Sepekan, Sajikan TMPO hingga Emiten Grup Bakrie (VKTR)
Bank Jakarta Raih Corporate Secretary Champion 2026
Intip Top Gainers Sepekan, Ada FORU hingga SINI
IHSG Sepekan Naik 1,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp11.599T
Pengurus Baru, BTN Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi





