EmitenNews.com - Tana Toraja salah satu destinasi wisata di Sulawesi Selatan. Lolai, Toraja, salah satu destinasi yang masuk daftar spot yang akan saya kunjungi dalam perjalanan kali ini menuju Km 0, Bitung, Sulawesi Utara. Karena Sejak pertama ban motor saya menjejakkan turun, di Pelabuhan Makassar, Lolai Toraja sudah sering disarankan banyak sahabat motor di Celebes untuk mampir ke Lolai, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulsel.
Setidaknya, butuh waktu 6 sampai 8 jam bermotor via jalur darat untuk bisa sampai di Kota Makale, ibu kota Kabupaten Tana Toraja berjarak tempuh 323 km. Lolai, Tator yang belakangan ini makin terkenal sebagai Negeri di Atas Awan itu, pasti memiliki banyak hal yang bisa menghilangkan rasa lelah pemotor seperti saya. Mulai dari keunikan budaya, hingga ragam objek wisatanya.
Dari sisi pemotor, selain wisata yang menarik di Toraja adalah perjalanan menanjak dan berliku menuju spot menyajikan pemandangan daerah dataran tinggi juga menjadi sensasi kenikmatan berkendara tersendiri. Menuju Kampung Lolai, salah satunya. Lolai terletak di Kecamatan Kepala Pitu, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Puncak kampung ini berada di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut. Lolai pun dikenal sebagai wisata negeri di atas awan.
Perjalanan dari Kota Makale, butuh waktu kurang dari 30-45 menit untuk bisa benar-benar sampai di Lolai. Selayaknya rute pegunungan pada umumnya, menanjak, jurang, dan kondisi jalan yang sempit, itu jugalah yang mewarnai perjalanan menuju Lolai. Olehnya, untuk para pemotor atau wisatawan yang berangkat sebelum Subuh atau dalam keadaan masih gelap untuk memburu matahari terbit, sangat disarankan memperhatikan kondisi prima sepeda motor atau kendaraan.
Juga yang menjadi perhatian, walau seiring waktu, kondisi infrastruktur jalan menuju Lolai juga semakin baik, kondisinya masih terbilang sempit. Jadi, berangkat di saat lalu lintas kendaraan masih sepi sangat layak untuk dipertimbangkan. Perlu diperhatikan, rute yang dilewati akan sangat rawan diselimuti kabut, yang tentu saja akan mempengaruhi jarak pandang.
Di Lolai, para pengunjung memiliki dua opsi. Pengunjung bisa berkemah sembari menunggu matahari terbit dan lebih dekat dengan hamparan awan atau pengunjung bisa memilih untuk tidur di penginapan yang tersedia di lokasi wisata ini. Di salah satu spot, tepatnya di Lempe, pengunjung bisa memilih tidur di penginapan Tongkonan. Kendaraan juga bisa diparkir dengan aman di depan penginapan.
Saat subuh, Lolai akan menampakan keindahannya; di area langit, awan nampak terhampar luas serupa kapas. Seiring matahari yang semakin beranjak naik, atap rumah adat Tongkonan pun bisa terlihat dari atas di sela-sela awan yang semakin menipis.
Lolai tentu bukan satu-satunya destinasi wisata yang dijuluki “Negeri di Atas Awan”. Namun, jika ke Toraja, pastikan kampung Lolai dimasukkan dalam daftar kunjungan. Selamat berpetualang!
Ini tips ringan yang perlu dipersiapkan jika berkendara ke Lolai Tator
Pertama, Perhatikan cuaca dan waktu kunjung
Related News
BYD tidak Sedang Baik-Baik Saja, Labanya Anjlok Dalam di Kuartal 1
Nissan Rugi Rp59,4T, Produsen Mobil Jepang Ini Belum Bisa Bangkit
Denza D9 Generasi Kedua Dirilis, Harga Rp900 Juta, Ini Spek Lengkapnya
Tak Ada Itu Over Imunisasi, Orang Dewasa Vaksin Campak Lagi Oke Saja
Toyota Catatkan Rekor Baru Penjualan
Tak Cuma Energi, Pertamina Manfaatkan Panas Bumi Untuk Perkebunan





