Jeblok 952 Persen, J Resources Asia (PSAB) Medio 2023 Tekor USD18,32 Juta

EmitenNews.com - J Resources Asia Pasifik (PSAB) medio 2023 mencatat rugi bersih USD18,32 juta. Anjlok 952 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba USD2,15 juta. Dengan demikian, rugi per saham dasar makin bengkak menjadi USD0,0007 dari periode sama tahun sebelumnya USD0,0001.
Penjualan USD57,62 juta, surplus 6,44 persen dari edisi sama tahun lalu USD54,13 juta. Beban pokok penjualan USD28,07 juta, susut dari USD35,12 juta. Laba kotor melesat 55 persen menjadi USD29,54 juta dari edisi sama tahun sebelumnya USD19,01 juta. Keuntungan direalisasi dari penjualan investasi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi nihil dari USD111,24 ribu.
Keuntungan dari perubahan nilai wajar investasi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi nihil dari USD13,15 ribu. Pendapatan bunga USD15,13 ribu, turun dari USD25,48 ribu. Amortisasi dan penghapusan USD2,66 juta, bengkak dari USD2,17 juta. Beban bunga dan beban keuangan lainnya USD13,23 juta, bengkak dari USD12,49 juta. Beban umum dan administrasi USD20,06 juta, bengkak dari USD15,01 juta.
Lain-lain bersih USD5,56 juta, longsor dari surplus USD13,35 juta. Rugi sebelum pajak USD11,97 juta, menukik tajam dari laba USD2,82 juta. Jumlah beban pajak USD2,59 juta, naik tipis dari periode sama tahun sebelumnya sejumlah USD2,3 juta. Dan, rugi tahun berjalan USD14,56 juta, bengkak 2.900 persen dari edisi sama tahun lalu dengan laba USD525,9 ribu.
Jumlah ekuitas terkumpul USD365,38 juta, mengalami penyusutan dari akhir 2022 sebesar USD380,95 juta. Total liabilitas USD488,56 juta, bengkak dari edisi akhir tahun sebelumnya senilai USD427,27 juta. Jumlah aset melambung menjadi USD853,94 juta dari posisi akhir tahun lalu USD808,23 juta. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG