Kasus Korupsi Proyek BTS, Menkominfo Johnny Plate Ditahan Kejagung!
:
0
Menkominfo Johnny G. Plate (rompi pink) tersangka kasus korupsi proyek BTS. dok. Detiknews.
EmitenNews.com - Kejaksaan Agung menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate sebagai tersangka kasus korupsi. Penyidik juga langsung menahan politikus Partai NasDem itu, Rabu (17/5/2023), terkait kasus korupsi proyek BTS yang diduga merugikan negara Rp8 triliun. Mengenakan rompi berwarna pink, dan tangan terborgol, Johnny digiring menuju mobil tahanan, sampai akhirnya dibawa ke Rutan Salemba.
Kepada pers, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Kuntadi menjelaskan Menkominfo Johnny G Plate ditahan di Rutan Salemba untuk 20 hari ke depan. Penahanan Johnny dilakukan setelah penyidik Kejagung memiliki alat bukti yang cukup.
"Atas hasil pemeriksaan tersebut, tim penyidik pada hari ini telah meningkatkan status yang bersangkutan setelah dari saksi menjadi tersangka. Terhadap yang bersangkutan kita lakukan tindakan penahanan untuk 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung," ujar Kuntadi.
Menurut Kuntandi, penyidik telah memiliki bukti keterlibatan Johnny dalam proyek yang merugikan keuangan negara Rp8 triliun lebih. Berdasarkan hasil pemeriksaan hari ini, setelah dievaluasi, penyidik menyimpulkan, terdapat cukup bukti yang bersangkutan diduga terlibat di dalam peristiwa tindak pidana korupsi proyek pembangunan infrastruktur BTS 4G paket 1, 2, 3, 4, dan 5.
Kasus korupsi ini terkait proyek penyediaan infrastruktur BTS 4G infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, 5 Bakti Kominfo tahun 2020-2022. Kasus ini diduga merugikan negara mencapai Rp 8 triliun.
Related News
Tren Positif Hubungan RI-Rusia, Nilai Perdagangan Capai USD4,8 Miliar
Kecelakaan Bus Maut di Sumsel, Korban Tewas Jadi 19 Orang
Ada Heri Black dalam Kasus Korupsi Bea Cukai yang Ditangani KPK
Siapkan CNG Pengganti LPG, Pemerintah Rumuskan Standar Keselamatan
Stok Beras 5,3 Juta Ton di Gudang Bulog, Anggota DPR Soroti Bahaya Ini
Jakarta Job Fair 2026, Ribuan Loker yang Juga Bisa Diakses Disabilitas





