Kasus Pemerasan Oleh Pimpinan KPK Terhadap SYL, ICW Nilai Polisi Berlarut-larut
:
0
Peneliti ICW Kurnia Ramadhana. dok Tribunnews.
EmitenNews.com - Penanganan kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap (mantan) Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dinilai berlarut-larut. Karena itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Polisi segera menetapkan tersangka. Kasus SYL diperas ini ditangani Polda Metro Jaya di bawah supervisi Mabes Polri.
Dalam keterangnnya yang dikutip Jumat (10/11/2023), peneliti ICW Kurnia Ramadhana, mengungkapkan, Polda Metro Jaya terlalu berlarut-larut dalam memproses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi pemerasan dan pertemuan Pimpinan KPK dengan pihak berperkara. Tudingan mengarah pada Ketua KPK Firli Bahuri.
Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa puluhan saksi. Termasuk Ketua KPK Firli Bahuri juga sudah dimintai keterangan pada Selasa (24/10/2023). Bahkan dua rumahnya, satu di Bekasi, dan lainnya di Jakarta Selatan, ikut digeledah.
Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (9/11/2023), mengatakan Firli Bahuri baru satu kali menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Selasa (24/10/2023).
Sayangnya, untuk pemeriksaan kedua kali, pensiunan jenderal polisi bintang tiga itu, tidak memenuhi panggilan polisi. Sedianya, Firli Bahuri menjalani pemeriksaan lanjutan pada Selasa (7/11/2023). Namun, mantan Kapolda NTB itu, absen dengan alasan mengikuti kegiatan roadshow antikorupsi di Aceh.
Related News
Menkeu Bersiap Hadapi Lonjakan Subsidi BBM, ICP Sudah Selisih USD21,9
Pembayaran Subsidi dan Kompensasi Naik jadi Rp376,8T, Ini Kata Menkeu
Eks Ketua Ombudsman Ini Minta Dibebaskan dari Tuntutan 5,6 Tahun
Bantuan Pangan 33,2 Juta Keluarga Per 10 Kg Beras Segera Disalurkan
Stok Beras Bulog 2026 Capai 5,4 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Terbit Perpres Ojol 2026, Status Pengemudi Mitra dengan Perlindungan





