Kejar Peningkatan Revenue, Bakrieland (ELTY) Fokus Garap 2 Proyek di Bogor

EmitenNews.com -PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) tengah berharap memperoleh peningkatan pendapatan (revenue) dari sektor bisnis yang nonrecurring. Menjadi Perusahaan properti yang terintegrasi dan juga memberikan good living products.
Mengutip dari risalah dan laporan hasil paparan publik ELTY, Selasa (14/11/2023). Disebutkan Pada tahun pemilu akan terjadi mobilitas yang tinggi dan menjadi peluang pada bisnis hotel yang tinggi juga. Belum ada pembangunan baru, tapi atas hotel yang dimiliki sudah cukup banyak yaitu di Lampung, Jakarta, Yogyakarta dan Sidoarjo.
Tahun pemilu akan berdampak pada tingkat hunian (occupancy) dan room rate hotel. Hal ini juga berdampak pada bisnis mall dan penyewaan ruang (office space, meeting dan lain-lain).
Perseroan ingin meningkatkan pertumbuhan pendapatan berulang dan tidak berulang melalui pengembangan proyek Eco-tourism di Bogor dan melanjutkan pengembangan proyek hunian segmen menengah pada area Sidoarjo & Bogor.
Secara detail Eco-Tourism Complex, Bogor adalah kawasan wisata keluarga bernuansa alam, dengan view yang menarik di kaki Gunung Salak. Berlokasi di Kecamatan Cijeruk, Bogor dengan total area pengembangan ± 40 Ha. Berjarak hanya ± 70 km dari Jakarta, ± 60 menit berkendara.
Pengembangan tahap pertama seluas ±12 Ha : fasilitas camping ground, campervan, restoran, family activities, mini zoo, farming, cabin forest dan taman hiburan alam. Status tanah untuk proyek Ecot-Tourism Complex di Bogor adalah berstatus tanah Hak Guna Bangunan (HGB).
Lalu di Bogor juga perseroan memiliki proyek strategis Cluster Sayana. Cluster baru di perumahan Bogor Nirwana Residence dengan Luas area pengembangan tahap pertama ± 1 Ha dengan total 66 unit rumah dan Tipe Unit (LB/LT) 62/84 – 90/120 dengan harga Rp 1,2 M – Rp 1,8 M /unit.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar