Bebenah Bursa Berlanjut, Technical Meeting MSCI Digelar Tiap Pekan!
Potret Penjabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Penjabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, memastikan diskusi antara otoritas pasar modal Indonesia dan Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan berlanjut secara rutin melalui pertemuan teknis mingguan hingga beberapa bulan ke depan.
Sebagai catatan, dalam pertemuan tersebut, OJK, BEI, dan KSEI mengusulkan sejumlah solusi atas kekhawatiran investability (likuiditas dan transparansi pasar) oleh MSCI yakni, berisikan tiga poin konklusi utama rapat:
1. Menambah klasifikasi subtipe investor dari 9 kategori menjadi 27 kategori;
2. Membuka pengungkapan kepemilikan saham dengan porsi 1% ke atas; dan
3. Menaikkan batas minimum free float saham dari 7,5% menjadi 15%.
Jeffrey menjelaskan kepada wartawan, Senin (2/2/2026) bahwa pertemuan awal dengan MSCI telah berlangsung dan hasilnya sudah disampaikan ke publik. Selanjutnya, komunikasi akan difokuskan pada pembahasan teknis membahas metodologi free float untuk likuiditas pasar berikut pula metodologi transparansi pasar.
“Dan setelah ini akan ada pertemuan teknis rutin, setiap minggu,” ujar Jeffrey.
Ia menyebutkan, rangkaian pertemuan tersebut ditargetkan selesai sebelum batas waktu evaluasi MSCI.
“Setiap minggu sampai bulan Mei berarti. Diharapkan sebelum Mei,” kata Jeffrey.
Dalam pertemuan tersebut, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara juga turut hadir sebagai perwakilan investor. Namun, Jeffrey menegaskan peran Danantara bukan sebagai pihak yang melakukan negosiasi.
“Untuk hari ini, Danantara menyampaikan concern kepada MSCI,” ujarnya.
Saat ditanya apakah Danantara terlibat langsung dalam proses negosiasi, Jeffrey menegaskan tidak demikian.
“Enggak, didengarkan concern-nya,” tegasnya.
Terkait isu demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Jeffrey memastikan topik tersebut tidak menjadi bagian dari pembahasan dengan MSCI.
“Rencana demutualisasi? Oh, enggak ada pembicaraan terkait itu. Dengan MSCI hanya terkait dengan indeks,” jelas Jeffrey.
Sementara mengenai waktu pengumuman Penjabat Sementara Direktur Utama BEI secara resmi, Jeffrey belum memberikan kepastian detail.
“Ditunggu saja,” katanya singkat.
Related News
INDS ARA, Tiga Saham Lain Justru Melorot Usai Buka Suspensi
Bos OJK Paparkan Tuntutan MSCI, Berikut Ini Target Realisasinya
Simak! OJK dan SRO Paparkan 3 Poin Penting Hasil Temu Bersama MSCI
ELPI Digembok Bursa Usai Mentok ARA, Suspensi Berapa Lama?
Bebas Suspensi, Empat Saham FCA Ini ARB Serentak
Pimpinan KKKS Hulu Migas Inginkan Konsistensi Regulasi





