Kembali Menguat, IHSG Jajal Level 8.215
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,24 persen menjadi 8.131. Kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia berangsur-angsur mulai pulih kembali, selain didukung tren penguatan indeks bursa global, dan harga komoditas.
Investor juga menanti kelanjutan pertemuan Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Rupiah berlanjut menguat di level Rp16.790 per dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot. Secara teknikal, indeks berhasil bertahan di atas level MA5.
Itu didukung penyempitan histogram negatif MACD, dan Stochastic RSI berlanjut reversal. Sehingga indeks diperkirakan melanjutkan penguatan, dan menguji level 8.200-8.215 sepanjang perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Desember 2025, data penjualan ritel domestik tumbuh 3,5 persen YoY, anjlok dari November 2025 di level 6,3 persen YoY.
Kondisi itu menandakan pertumbuhan bulanan selama delapan bulan berturut-turut ditopang stimulus pemerintah untuk mendorong daya beli masyarakat. Dengan kenaikan indeks keyakinan konsumen pada Januari 2026, tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Lebaran Februari-Maret 2026, diperkirakan tren penjualan ritel Januari-Maret 2026 cenderung meningkat.
Investor Tiongkok akan mencermati data inflasi Januari 2026 diperkirakan melambat menjadi 0,5 persen YoY dari Desember 2025 di kisaran 0,8 persen YoY. Sedang Amerika Serikat (AS) akan merilis data nonfarm payrolls Januari 2026 diperkirakan terjadi penyerapan tenaga kerja 40 ribu orang dari Desember 2025 sebanyak 50 orang.
Tingkat pengangguran Januari 2026 diperkirakan naik menjadi 4,5 persen dari 4,4 persen. Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Chandra Daya (CDIA), Sinergi Inti (INET), Sentul City (BKSL), Petrindo (CUAN), dan Apexindo (APEX). (*)
Related News
Wamenkeu Juda Ungkap Tiga Langkah Kemenkeu Genjot Penerimaan Negara
IHSG Makin Kinclong, Bungkus Saham AMMN, RAJA, dan RMKE
IHSG Gaspol! Ditutup Melonjak 1,4 Persen ke Level 8.131
Digoyang FTSE Russel, IHSG Sesi I (10/2) Malah Naik ke Level 8.133
PKP - BRI - PNM Bahas Rencana Penurunan Suku Bunga Kredit
Pelindungan Kekayaan Intelektual Kunci Keberlanjutan IKM





