Kembangkan Produk Injeksi , Kalbe Farma (KLBF) Pede Targetkan Pendapatan Rp33 T di 2023
:
0
EmitenNews.com -PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) atau Kalbe melalui anak perusahaan PT Kalbe Genexine Biologics (KGbio) bersama dengan Shangai Henlius Biotech, Inc (Henlius) menandatangani perjanjian kerja sama lisensi eksklusif.
Kerja sama ini untuk pengembangan dan komersialisasi produk injeksi serplulimabdi 12 negara Timur Tengah dan Afrika Utara (Middle East and North Africa/ atau MENA) termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Qatar, Yordania, Maroko, dan lain-lain.
Adapun yang dimaksud serplulimab (HANSIZHUANG) adalah produk antibodi monoklonal anti-PD-1 (mAb) baru dan dikombinasikan dengan kemoterapi untuk pengobatan lini pertama kanker paru-paru sel kecil (small cell lung cancer/SCLC).
Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius menuturkan, pihaknya percaya peluang untuk menyediakan akses produk dan pelayanan bukan hanya untuk Indonesia, tetapi luar negeri.
"Kalbe terbuka untuk kolaborasi dengan pihak Indonesia maupun lainnya," kata Vidjongtius dalam konferensi pers, Senin (11/9/2023).
Related News
Hingga September, Pendapatan Data Sinergitama Jaya (ELIT) Rp264,36M
Butuh Likuiditas, Investor ini Jual 3 juta saham BMBL
Kapitalisasi Terus Merosot Sejak IPO, BACH Tambah Utang Jadi Rp350M
Laba Jaya Sukses (RISE) Melonjak, Sektor Ini Penyumbang Terbesar
Kucurkan Kredit Rp40T, BMRI Beberkan Sumber Bayar dan Jaminan Jhonlin
Ancora Indonesia (OKAS) Raih Pendapatan USD121,48 Juta, Turun Tipis





