Kementerian BUMN Kaji Ulang IPO Pertamina Hulu Energy, Ini Sebabnya
:
0
Wakil Menteri Kementerian Negara BUMN, Pahala N Mansury . (Foto:Ist)
EmitenNews.com - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali mengkaji rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Pertamina Hulu Energy.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kementerian Negara BUMN, Pahala N Mansury di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/2/2023).
“PHE akan di rivew,” jawab Pahala ketika ditanya rencana IPO anak usaha PT Pertamina tersebut.
Ia menambahkan, untuk memuluskan rencana IPO PHE, pihaknya tengah berdiskusi dengan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait batas minimal porsi saham yang dilepas ke publik.
“Karena Perusahaan yang besar seperti PHE atau lainnya, kapitalisasinya 1 persen saja sudah di atas nilai tertinggi IPO yang pernah ada, ini nanti ke depan, perlu kita diskusi mengenai bagaimana untuk BUMN atau anak usaha BUMN atau subholding yang sudah besar,“ papar dia.
Related News
Divestasi Distributor Coca Cola oleh PMUI Belum Kelar, Sahamnya Anjlok
IPO SWAP Mundur, Digantikan 1 Calon Emiten Baru dari Sektor Energi
Emiten HSC (HATM) Private Placement 640 Juta Saham, Free Float Menciut
Harga Saham Merosot 50%, Investor RGAS Ternyata Divestasi Senyap!
Manuver Konglo, Prajogo Berambisi Kuasai Penuh Emiten Hapsoro (SINI)
Verah Kurangi Porsi, Saham TAMA Melambung 320 Persen





