EmitenNews.com - Merdeka Copper (MDKA) menambah timbunan saham Merdeka Gold (EMAS). Itu dilakukan dengan menyerap 100.559.200 helai atau 100,55 juta saham perseroan. Transaksi sebanyak 11 kali tersebut telah ditahbiskan pada akhir Juli 2026 dan awal Agustus 2026.

Pembelian dilakukan dengan kisaran harga Rp6.163-7.665 per lembar. Menyusul skema harga itu, MDKA dipaksa merogoh kocek antara Rp619,75 miliar hingga Rp770,78 miliar. Rincian transaksi sang pengendali EMAS tersebut menjadi sebagai berikut.

Periode 28-31 Juli 2026, MDKA menyerok 41.410.600 lembar. Lalu, pada 3-6 Agustus 2026, MDKA mengeksekusi 43.016.600 saham, dan edisi 10-12 Agustus 2026 menjala tidak kurang dari 16.132.000 eksemplar.

Dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham EMAS dalam genggaman MDKA makin menebal. Tepatnya, menjadi 9,42 miliar eksemplar alias setara dengan porsi 64,013 persen. Melonjak 0,683 persen dari episode sebelum transaksi sekitar 9,32 miliar helai atau 63,33 persen.

Sepanjang perdagangan kemarin, saham MDKA anjlok 4,12 persen alias 120 poin menjadi Rp2.790 per helai. Mesai begitu, sejak awal tahun ini, saham MDKA justru masih melejit 19,74 persen setara 460 poin dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp2.330 per lembar.

Kondisi serupa juga dialami saham EMAS. Sepanjang perdagangan kemarin, saham EMAS susut 75 poin setara 0,98 persen menjadi Rp7.600. Menariknya, kalau dikalkulasi sejak awal tahun ini, saham EMAS melonjak 1.975 poin atau 35,11 persen dari 2 Januari 2026 sebesar Rp5.625.

EMAS dibekali dengan nilai kapitalisasi pasar Rp111,96 triliun, dan MDKA dipersenjatai kapitalisasi pasar senilai Rp68,28 triliun. Dua emiten hasil kolaborasi Boy Thohir dan Sandiaga Uno tersebut sama-sama belum melansir laporan keuangan tengah tahun 2026. (*)