Kimia Farma (KAEF) Gandeng Pantai Premier Garap Teknologi Laboratorium Diagnostik
:
0
EmitenNews.com − Dalam rangka pengembangan dan peningkatan core bisnis, PT Kimia Farma Tbk berkolaborasi dengan Pantai Premier Pathology Sdn. Bhd. melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, jajaran Direksi PT Bio Farma (Persero) selaku Holding BUMN Farmasi, jajaran Direksi PT Kimia Farma Tbk dan para petinggi Pantai Premier Pathology.
Kimia Farma dan Pantai Premier Pathology menyepakati tentang adanya pemberian pendampingan dan dukungan pengetahuan teknis untuk pengembangan layanan laboratorium diagnostik, sehingga dengan terlaksananya kerjasama ini Kimia Farma dapat meningkatkan kualitas dan layanan laboratoriumnya.
Penandatangan MoU yang dilakukan hari ini juga menyepakati tentang adanya program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan untuk peningkatan kompetensi SDM, dimana untuk mendukung rencana tersebut diadakan transfer atau pertukaran pengetahuan dan teknologi. Dengan pertukaran pengetahuan dan teknologi ini, Kimia Farma berharap dapat menambah serta memperluas jangkauan pengetahuan pada aspek SDM dan kualitas pelayanan.
“Kimia Farma senantiasa berupaya untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan kepada masyarakat melalui jaringan apotek, klinik kesehatan dan laboratorium diagnostik yang tersebar di Indonesia. Saat ini Kimia Farma memiliki 72 laboratorium diagnostik. Kimia Farma mengambil langkah untuk mengembangkan layanan laboratoriumnya menuju standar internasional melalui kerjasama dengan Pantai Premier Pathology Sdn. Bhd.,” ujar David Utama selaku Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk dalam keterangan resmi Selasa (18/10).
Chief Executive Officer Pantai Premier Pathology mengatakan, “Pantai Premier Pathology merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Kimia Farma untuk melakukan transformasi perawatan dan meningkatkan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





