Kinerja Solid, Sucor AM Rajai Ajang Best Mutual Fund Awards 2026
Upik Susiyawati, Direktur Sales and Distribution Sucor AM kala menerima plakat penghargaan dalam ajang Best Mutual Fund Awards 2026. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Sucor Asset Management (Sucor AM) kembali menorehkan prestasi di industri pasar modal nasional. Itu dibuktikan dengan meraih total 15 penghargaan dalam ajang Best Mutual Fund Awards 2026. Hajatan itu, digelar oleh Investortrust, dan Infovesta Utama.
“Penghargaan ini bukan sekadar kinerja, tetapi konsistensi, disiplin, dan komitmen jangka panjang dalam menjaga amanah investor. Bagi kami, investasi bukan satu langkah besar, tetapi keberanian menjaga strategi tetap relevan di setiap fase pasar. Pada akhirnya, kepercayaan menjadi fondasi utama dari seluruh upaya tersebut,” tutur Upik Susiyawati, Direktur Sales and Distribution Sucor AM, di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.
Pencapaian itu, menjadi cerminan kinerja positif Sucor AM sepanjang 2025. Di tengah dinamika pasar global dan domestik, Sucor AM menutup 2025 dengan sejumlah pencapaian strategis. Memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. “Sepanjang 2025, industri reksa dana Indonesia secara keseluruhan tumbuh 32,84 persen setara Rp175 triliun. Pada periode sama, kami sukses mencatat pertumbuhan asset under management (AUM) melampaui industri secara persentase, dengan kenaikan 97,61 persen atau Rp22,34 triliun mencapai Rp45,22 triliun per akhir Desember 2025,” urainya.
Seiring lonjakan minat investasi masyarakat, Sucor AM secara aktif memperluas kanal distribusi untuk menjangkau basis investor lebih luas. Langkah strategis itu, dilakukan guna mempermudah akses produk bagi investor ritel maupun institusional, sekaligus memperkuat pertumbuhan bisnis berkelanjutan. “Sepanjang 2025, kami menambah kanal distribusi melalui kerja sama dengan SMBC Indonesia, Bank INA, Bank Mandiri, Mandiri Sekuritas, dan Fides. Perluasan itu, melengkapi jaringan distribusi eksisting, dan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” imbuhnya.
Upik melanjutkan, di sisi pengelolaan investasi, Sucor AM tetap mengedepankan strategi prudent, dan adaptif dalam menghadapi volatilitas pasar dipicu isu geopolitik global maupun dinamika kebijakan domestik. Pelonggaran kebijakan moneter global turut memberi sentimen positif bagi industri reksa dana nasional sepanjang 2025.
Selain itu, Sucor AM meluncurkan kampanye #InvestasiSenyamanmu sebagai upaya mendorong pemahaman investasi dapat dilakukan secara relevan, inklusif, dan selaras kebutuhan masing-masing investor. “Kampanye #InvestasiSenyamanmu menjadi bagian dari komitmen Sucor AM dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan, sekaligus memperkuat engagement dengan investor ritel berbagai segmen,” lanjut Upik.
Melengkapi penguatan kinerja investasi, Sucor AM meluncurkan Sucorwave, sebuah platform digital berbasis website. Mengintegrasikan edukasi, diskusi pasar, dan interaksi langsung dengan para ahli Sucor AM. Platform itu, dihadirkan sebagai komitmen Sucor AM dalam memperkuat hubungan dengan para investor. Keberhasilan rangkaian inisiatif tersebut tercermin pada pertumbuhan basis investor Sucor AM.
Hingga akhir Desember 2025, jumlah investor dari seluruh kanal distribusi telah mencapai lebih dari 850 ribu Single Investor Identification (SID), atau tumbuh sekitar 46,04 persen secara year to date. Pertumbuhan lebih masif terlihat pada segmen institusional, melonjak 115 persen.
“Seluruh pencapaian 2025, baik dari sisi pertumbuhan AUM maupun penghargaan, merupakan hasil dari kerja keras Sucor AM dalam menjaga kualitas pengelolaan investasi, memperluas distribusi, dan membangun kepercayaan investor secara berkelanjutan,” tegas Upik. (*)
Related News
Suku Bunga Kredit Sudah Turun Kisaran 8 Persen, Ini Harapan OJK
Tiga Saham Kompak Terkapar Usai Lepas Suspensi!
Likuidasi Prima Master Bank, Dua Hal Ini Jadi Fokus LPS
Sudah 11 Kali Mentok ARA, Satu Dari Tiga Saham Ini Disetop BEI
Pekerjakan TKA Tak Sesuai Ketentuan, 12 Perusahan Didenda Rp4,4 Miliar
Susul HSBC, Wanteg Sekuritas (AN) Kini Disetop Perdagangannya oleh BEI





