Komisaris MCOL Serok Saham Saat Harga Turun, Intip Jumlahnya!
:
0
Salah satu kegiatan usaha tambang batu bara di MCOL
EmitenNews.com - Komisaris PT Prima Andalan Mandiri Tbk. (MCOL), Diah Asriningpuri Sugianto, menambah kepemilikan sahamnya di emiten pertambangan batu bara tersebut. Aksi pembelian saham dilakukan pada 5 November 2025.
Jeanny Pratiwi, Head of Corporate Secretary MCOL pada Kamis (6/11) menyampaikan bahwa Diah membeli sebanyak 1.088.200 saham MCOL dengan harga transaksi Rp3.800 per saham.
Setelah transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Diah meningkat dari 2.894.800 saham (0,08142%) menjadi 3.983.000 saham (0,11202%).
Aksi ini dikategorikan sebagai transaksi pembelian langsung dengan tujuan investasi.
Jeanny menegaskan bahwa Diah Asriningpuri Sugianto merupakan pihak bukan pengendali di dalam struktur kepemilikan saham MCOL.
Pada perdagangan hari ini Kamis saham MCOL turun 0,52 persen ke level Rp3.820 per saham. Dalam sebulan terakhir naik 3,52 persen dari Rp3.690 pada 6 Oktober 2025 2025.
Dalam 6 bulan turun 24,3 persen dari harga Rp5.050 pada 6 Mei 2025. Secara tahunan (YTD) ambles 24,3 persen dari harga Rp5.050 pada 2 Januari 2024.
PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) atau Mandiri Coal adalah perusahaan pertambangan batu bara yang memiliki tambang di Nunukan, Kalimantan Utara. Selain pertambangan, perusahaan bergerak di bidang jasa kontraktor pertambangan dan penyedia jasa angkutan batu bara.
MCOL mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 7 September 2021 sebanyak 355.560.000 saham atau 10,00% dari modal disetor pada Harga perdana Rp1.420. Dana yang diraup dari IPO Rp504.895.200.000 dan bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Buana Capital Sekuritas.
Pemegang saham per 30 September 2024
Related News
Garap Proyek WTE, Induk SOFA Suntik Entitas Usaha Miliaran Rupiah
Rugi Bengkak 680 Persen, Saham FLMC Terbang ARA
Ponakan Prabowo Cabut, Serap 20 Persen Saham TRIN Tinggal Janji?
BSWD Dicap Saham HSC oleh BEI, Sempat Pimpin Top Gainers Pekan Lalu
ITSEC Asia (CYBR) Gelar AICX 2026 di Bali, Cek Tanggalnya!
Komisaris Ini Kurangi Porsi Saham Dharma Polimetal (DRMA), Sisa 1,79%





