Kompak! Laba dan Pendapatan AALI Maret 2024 Tumbuh Minimalis
CEK - Pegawai Astra Agro Lestari memeriksa data perkembangan perkebunan sawit dari ruang kendali data based perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Astra Agro Lestari (AALI) sepanjang kuartal I-2024 membukukan laba bersih Rp230,52 miliar. Mengalami pertumbuhan 2,58 persen dari posisi sama tahun lalu Rp224,71 miliar. Laba per saham dasar/dilusian menjadi Rp119,78 dari posisi sama tahun sebelumnya Rp116,76.
Pendapatan bersih Rp4,79 triliun, surplus 0,63 persen dari edisi sama tahun lalu Rp4,76 triliun. Beban pokok pendapatan Rp4,21 triliun, susut dari periode sama tahun lalu Rp4,25 triliun. Laba kotor terakumulasi sebesar Rp582,20 miliar, melejit 14 persen dari fase sama tahun lalu Rp509,87 miliar.
Beban umum dan administrasi Rp207,14 miliar, bengkak tipis dari Rp201,31 miliar. Beban penjualan Rp136,22 miliar, susut dari Rp146,18 miliar. Biaya pendanaan Rp74,48 miliar, bengkak dari Rp65,83 miliar. Kerugian selisih kurs Rp2,63 miliar, menciut dari Rp3,40 miliar. Penghasilan bunga Rp35,95 miliar, naik dari Rp22,50 miliar.
Bagian atas hasil bersih ventura bersama Rp18,42 miliar, susut dari Rp38,86 miliar. Lain-lain Rp116,54 miliar, menciut dari Rp148,74 miliar. Total beban usaha Rp249,56 miliar, bengkak dari Rp206,62 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp332,64 miliar, menanjak dari posisi sama tahun lalu Rp303,24 miliar.
Beban pajak penghasilan Rp92,76 miliar, naik dari Rp73,66 miliar. Laba periode berjalan Rp239,87 miliar, surplus dari Rp229,58 miliar. Total ekuitas Rp22,81 triliun, naik dari akhir tahun lalu Rp22,56 triliun. Total liabilitas Rp6,73 triliun, bengkak dari Rp6,28 triliun. Jumlah aset Rp29,55 triliun, naik dari Rp28,84 triliun. (*)
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





