EmitenNews.com - Mayoritas bursa Asia Pasifik dibuka menguat Rabu (10/3) pagi ini. Itu terjadi seiring investor kembali merangsek aset berisiko. Pelaku pasar percaya diri paket stimulus Covid-19 Amerika Serikat (AS) diteken secepatnya.
Indeks Nikkei tumbuh 0,67 persen, Indeks Topix naik 0,27 persen, Indeks Korea Selatan Kospi surplus 1,27 persen, dan indeks Kosdaq meroket 1,44 persen. Di Australia, indeks ASX 200 menanjak 0,24 persen. Namun, sektor saham energi minus 1,77 persen seiring harga minyak kembali tertekan.
Bursa Asia Pasifik mengekor bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street mengorbit zona hijau. Itu setelah imbal hasil obligasi berjangka 10 tahun turun. Saham teknologi menjadi penopang utama. Efeknya, indeks Nasdaq naik 3,7 persen, dan mencatatkan performa terbaik sejak November 2020.
Sementara Partai Demokrat di DPR AS akan meloloskan Rancangan Undang-Undang (RUU) paket stimulus Covid-19 senilai USD1,9 triliun pada Rabu waktu setempat. Dengan begitu, Presiden AS Joe Biden dapat meneken RUU stimulus akhir pekan.
UU tersebut juga memperpanjang peningkatan tunjangan pengangguran per minggu USD300. Selain itu, program memperluas bantuan pengangguran kepada jutaan warga AS hingga 6 September. (abm)
Related News
Dampak Krisis Energi, China Kendalikan Harga Bensin dan Solar
Minyak Melonjak, IEA Ungkap 10 Cara Cepat Tekan Dampaknya ke Ekonomi
Euforia IHSG 10.000 ke Koreksi Terdalam, Ambruk 24,27 Persen dari ATH
Pipa Gas Cisem 2 Mengalir Perdana
Cadangan BBM Cukup 28 Hari, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang
BTN dan Insan Pers Salurkan 600 Paket Sembako Jelang Lebaran





