Kunjungan Ke Mal Jelang Lebaran Tahun Ini Diperkirakan Meningkat 15%
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja (kedua dari kiri) saat mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Mendag Budi Santoso pada peluncuran Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 di Jakarta, Kamis (6/3).(Foto: Kemenko Ekon)
EmitenNews.com - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja memproyeksikan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026 akan meningkat.
"Tren kunjungan mal saat ini mulai menunjukkan perbaikan, dengan kenaikan yang diperkirakan mencapai sekitar 10–15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang Idulfitri," katanya saat menghadiri launching Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 di Jakarta, Jumat (6/03).
Alphonzus menjelaskan, puncak aktivitas belanja diperkirakan terjadi dalam dua pekan menjelang Lebaran, terutama pada akhir pekan ketika masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan mudik dan perayaan Idulfitri.
“Kami melihat tren kunjungan sudah mulai meningkat dan kami perkirakan kenaikannya bisa mencapai 10 hingga 15 persen. Puncak belanja kemungkinan terjadi dalam dua minggu ke depan sebelum masyarakat mulai mudik,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan kunjungan juga berpotensi kembali terjadi setelah Lebaran, khususnya pada hari kedua Idulfitri ketika masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berwisata dan rekreasi di pusat perbelanjaan. Perubahan pola konsumsi juga diperkirakan terjadi pada periode tersebut dengan dominasi belanja di sektor makanan, minuman, serta hiburan.
“Jika tingkat kunjungan meningkat, biasanya transaksi ritel juga akan mengikuti dengan pertumbuhan yang relatif sejalan,” pungkas Alphonzus.(*)
Related News
Cek! Ini 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan
IHSG Rontok 7,89 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp13.627 Triliun
Jumlah Nasabah Dan Tabungan Bullion Pegadaian Naik Hampir 2 Kali Lipat
Biarkan Debt Collector Bertindak Ilegal, Izin Usaha Bisa Dicabut
BINA Lebaran 2026 Targetkan Transaksi Rp53,38 Triliun
Indonesia Bertekad Jadi Hub Manufaktur Furnitur Global





