Laba Bersih ULTJ Melonjak 72,5 Persen YoY Tembus Rp1,04T di Q2-2026
:
0
Ilustrasi aktivitas konsumen produk buatan emiten ULTJ. Foto: Ultrajaya.
EmitenNews.com - Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang semester I 2026.
Berdasarkan laporan keuangan (unaudited) yang dirilis Jumat (31/7/2026), laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk melesat 72,5% YoY menjadi Rp1,04 triliun dari Rp603,81 miliar.
Top line perseroan juga ikut terdorong. Penjualan bersih tercatat Rp5,49 triliun, tumbuh 34,6% YoY dari Rp4,08 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Beban pokok penjualan naik 32,5% YoY ke Rp3,59 triliun dari Rp2,71 triliun, sehingga laba bruto terdongkrak 39,0% YoY ke Rp1,89 triliun dari Rp1,36 triliun.
Efisiensi operasional juga terefleksi. Beban usaha menyusut 3,9% YoY menjadi Rp599,06 miliar dari Rp623,46 miliar. Imbasnya laba usaha meroket 73,4% YoY ke Rp1,29 triliun dari Rp746,31 miliar. Laba sebelum pajak ikut menguat 71,2% YoY ke Rp1,33 triliun dari Rp779,85 miliar.
Melihat sisi neraca per 30 Juni 2026, total aset menyusut 2,1% YtD ke Rp9,06 triliun dari Rp9,25 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas naik 11,5% YtD ke Rp1,04 triliun dari Rp937,01 miliar. Sementara ekuitas terkoreksi 3,8% YtD ke Rp8,0 triliun dari Rp8,3 triliun.
Adapun, pada perdagangan Jumat (31/7/2026) saham ULTJ kian menguat 6,5 persen naik 90 poin di Rp1.480.
Related News
Laba RAJA Melonjak 88 Persen Semester I, Ini Tiga Mesin Pendorongnya
ADMG Berbalik Cetak Laba USD5,66 Juta pada Semester I 2026
Penjualan HM Sampoerna Semester I Rp56,5T, Gandakan Perolehan Laba
Pengelola Mayapada Hospital (SRAJ) Makin Tekor meski Pendapatan Naik
Laba IMPC Melenting 51 Persen Jadi Rp447 Miliar di Semester I 2026
Korea Development Bank Genggam 92,5 Persen Saham TIFA, Apa Sebabnya?





