EmitenNews.com - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatatkan kinerja keuangan impresif pada kuartal I 2026, seiring semakin optimalnya monetisasi kawasan bisnis CBD PIK2.

Sepanjang kuartal I-2026, CBDK telah meraup pendapatan sebesar Rp743 miliar atau tumbuh 74 persen secara tahunan. Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk melonjak signifikan sebesar 317 persen year on year menjadi Rp542 miliar.

Nah, pendapatan yang impresif itu ditopang dari penjualan kaveling tanah komersial yang mencatatkan lonjakan hingga 492 persen secara tahunan. Penjualan tersebut terutama berasal dari kawasan CBD PIK2 yang semakin menunjukkan daya tarik sebagai lokasi strategis bagi ekspansi bisnis korporasi serta pengembangan aktivitas usaha jangka panjang.

Di sisi lain, pendapatan besar itu juga ditopang oleh penyerahan sejumlah produk komersial, seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika, yang berkontribusi dalam memperkuat aktivitas bisnis di kawasan.

Di segmen residensial, CBDK juga terus menghadirkan produk hunian modern terintegrasi seperti Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence. Hal ini dilakukan untuk memenuhi ekspektasi pasar sekaligus melengkapi pengembangan PIK2 sebagai destinasi yang mengintegrasikan aktivitas bisnis, hunian, dan gaya hidup secara berkelanjutan.

Dari sisi fundamental, CBDK didukung oleh total aset yang ajeg mencapai Rp22,4 triliun per 31 Maret 2026, ditopang kondisi likuiditas yang sehat serta struktur permodalan yang relatif konservatif. Hal ini memberikan fleksibilitas keuangan yang tinggi bagi CBDK untuk mempercepat pengembangan proyek- proyek strategis, memperkuat sumber pendapatan berulang, serta menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang di kawasan PIK2.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, melihat capaian kuartal I-2026 sebagai refleksi dari semakin kuatnya eksekusi strategi bisnis CBDK dalam mengembangkan kawasan CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi baru.

“Pertumbuhan kinerja pada awal tahun ini menunjukkan bahwa strategi monetisasi kawasan bisnis yang kami bangun di CBD PIK2 terus menghasilkan momentum yang positif. Permintaan terhadap commercial land plot tetap kuat, didukung oleh semakin banyak pelaku usaha dan korporasi yang melihat kawasan ini sebagai lokasi strategis untuk ekspansi jangka panjang,” ujar Steven.

Ia juga menambahkan, "Ke depan fokus CBDK tidak hanya pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga pada penguatan ekosistem kawasan serta pembangunan sumber pendapatan berulang yang berkelanjutan. Dengan telah beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) dan pengembangan Hotel Hilton PIK2 yang terus berjalan, kami sedang membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang yang semakin kuat."

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (4/5/2026) saham CBDK ditutup menguat 1,73 persen atau naik 20 poin ke level Rp4.710.