EmitenNews.com - Clipan Finance (CFIN) per 31 Maret 2026 meraup laba bersih Rp59,33 miliar. Melonjak 69,32 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp35,04 miliar. Menyusul hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian emitan kebanggaan Lo Kheng Hong tersebut ikut menanjak menjadi Rp14,89 dari periode sebelumnya Rp8,79. 

Jumlah pendapatan Rp395,64 miliar, susut 7,03 persen dari Rp425,57 miliar. Pendapatan terbesar dari Pembiayaan konsumen Rp277,89 miliar, turun dari Rp309,52 miliar. Pendapatan lainnya Rp93,2 miliar, menciut dari Rp94,8 miliar. Sewa pembiayaan Rp19,93 miliar, melonjak dari Rp17,5 miliar. 

Total beban Rp319,04 miliar, turun dari Rp382,32 miliar. Beban terbesar berupa kerugian penurunan nilai aset keuangan Rp125,86 miliar, berkurang dari Rp175,25 miliar. Beban tenaga kerja Rp82,3 miliar, susut dari Rp84,73 miliar. Beban bunga dan beban pembiayaan lainnya Rp60,75 miliar, turun dari Rp72,18 miliar. 

Jumlah ekuitas Rp5,84 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun sebelumnya Rp5,78 triliun. Total liabilitas tercatat Rp3,74 triliun, turun minimalis dari akhir tahun lalu Rp3,74 triliun. Jumlah aset Rp9,58 triliun, mengalami lonjakan dari akhir 2025 senilai Rp9,52 triliun. (*)