EmitenNews.com- Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan perusahaan holding PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) sepanjang tahun 2020 membukukan laba bersih sebesar Rp 2,97 miliar ataui turun 1,98 persen dari Rp3,03 miliar pada tahun 2019.


Berdasarkan data laporan keuangan PTDU yang dimuat pada laman BEI, Minggu (28/3/2021) disebutkan, PTDU mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 48,71 miliar tergerus 59,83 persen dari pendapatan usaha pada tahun 2019 sebesar Rp 121,26 miliar.


Beban langsung juga turun 67,37 persen menjadi Rp 33,96 miliar, pada tahun 2019 beban langsung perseroan tercatat Rp104,09 miliar. Dengan demikian, maka emiten yang baru tercatat di Bursa pada akhir tahun 2020  ini membukukan laba kotor sebesar Rp 14,75 miliar atau susut 14,09 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 17,17 miliar.


Sementara, beban umum dan administrasi juga berhasil ditekan 28,47 persen menjadi Rp 5,88 miliar ketimbang tahun 2019 sebanyak Rp 8,22 miliar. Beban bunga dan keuangan juga turun dari sebelumnya Rp 5,15 miliar menjadi Rp 4,56 miliar. 


Sehingga, laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,97 miliar atau turun tipis dari tahun 2019 sebesar Rp 3,03 miliar.


Total aset Djasa Ubersakti naik 50,29 persen dari Rp 153,91 miliar di tahun 2019 menjadi Rp 231,31 miliar di tahun 2020. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya kas dan setara kas yang tercatat Rp 29,25 miliar tahun 2020 ketimbang tahun 2019 sebesar Rp 2,42 miliar.


Selain itu terdapat peningkatan piutang usaha dari pihak ketiga sebesar 172,55 persen dan piutang lain-lain dari pihak ketiga sebesar 645,56% dari Proyek The Spring Residences.


Total ekuitas PTDU melesat 253,52 persen menjadi Rp 89,88 miliar di tahun 2020 ketimbang tahun sebelumnya Rp 25,43 miliar. Hal ini disebabkan oleh adanya tambahan modal disetor dan setoran modal baru hasil penawaran umum perdana saham.