EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mencetak All-Time High (ATH) perdana di tahun 2026. Pada perdagangan Rabu (14/1/2026), IHSG ditutup menembus level psikologis 9.000, tepatnya di 9.032,58, menguat 0,94 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Adapun, pada perdagangan hari ini tepat awal pekan ketiga Januari Senin, (19/1) tercatat indeks komposit kembali lagi memperbarui rekor All-Time High (ATH) ke level di atas 9.100. Indeks ditutup menguat 0,64% atau 58,47 poin menuju level 9.133,87.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengisyaratkan pencapaian ini menjadi tanda semakin solidnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi nasional, seiring kuatnya dukungan kebijakan pemerintah.

“(Ucap) Terima Kasih ke Pak Purbaya,” ujar Iman saat ditanyai perihal ATH IHSG di Gedung BEI, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sepanjang tahun 2025, pasar modal Indonesia mencatatkan sejumlah capaian historis. Jumlah investor melonjak hingga 20,3 juta, sementara 26 emiten baru berhasil melantai di BEI dengan total dana IPO mencapai Rp18,1 triliun, enam di antaranya masuk kategori Lighthouse IPO.

Menilik sisi kinerja indeks, IHSG sepanjang 2025 ditutup menguat 22,10 persen di level 8.644,26 pada 29 Desember 2025, serta mencetak 24 kali rekor ATH sepanjang tahun.