Laba Kuartal I CEKA Naik 97 Persen Jadi Rp97 Miliar, Ternyata ini Kontributor Terbesarnya
:
0
EmitenNews.com — PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) membukukan laba bersih sebesar Rp97,976 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2022, atau naik 97,9 persen dibandingkan periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp49,066 miliar.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2022 tanpa audit emiten sawit grup Wilmar ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/4/2022). Jelasnya, penjualan bersih naik 56,36 persen menjadi Rp1,72 triliun yang ditopang penjualan ke dalam negeri kepada pihak berelasi senilai Rp1,133 triliun, atau naik 68,6 persen dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp672,47 miliar.
Disusul penjualan ke dalam negeri kepada pihak ketiga senilai Rp529,18 miliar, atau naik 38,4 persen dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp382,59 miliar. Sedangkan ekspor ke pihak berelasi tumbuh 15,64 persen menjadi Rp58,453 miliar.
Adapun pihak berelasi yang juga pengendali CEKA yakni PT Wilmar Nabati Indonesia menyerap penjualan dengan porsi 53 persen, naik dibandingkan kuartal I 2021 sebesar 33 persen.
Untuk diketahui, Komisaris Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor ditetapkan tersangka penyelewengan fasilitas ekspor minyak sawit mentah pada tanggal 19 April 2022.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





