EmitenNews.com - Bukalapak (BUKA) menyudahi dengan performa fantastis. Itu dibuktikan dengan tabulasi laba bersih Rp3,14 triliun. Meroket 303,89 persen dari episode sama tahun sebelumnya boncos Rp1,54 triliun. Menyusul hasil positif itu, laba per saham dasar melejit menjadi Rp31,91 dari sebelumnya tekor Rp15. 

Pendapatan Rp6,51 triliun, surplus 45,96 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp4,46 triliun. Beban pokok pendapatan Rp5,99 triliun, bengkak dari akhir 2024 senilai Rp3,74 triliun. Beban penjualan dan pemasaran Rp212,68 miliar, susut dari sebelumnya Rp328,43 miliar. 

Beban umum dan administrasi Rp490,05 miliar, menyusut dari Rp1,45 triliun. Pendapatan operasional lainnya Rp227,09 miliar, melejit dari Rp92,8 miliar. Laba nilai investasi Rp2,37 triliun, melambung 253,89 persen dari minus Rp1,54 triliun. Laba usaha Rp2,41 triliun, melesat 197 persen dari tekor Rp2,51 triliun. 

Pendapatan keuangan Rp818,13 miliar, anjlok dari Rp1,04 triliun. Beban keuangan Rp9,92 miliar, bengkak dari Rp4,67 miliar. Bagian atas rugi entitas asosiasi Rp59,67 miliar, bengkak dari Rp49,47 miliar. Laba tahun berjalan Rp3,14 triliun, melambung signifikan dari akhir 2024 minus sebesar Rp1,54 triliun. 

Total ekuitas Rp25,31 triliun, melesat dari akhir tahun sebelumnya Rp23,7 triliun. Akumulasi rugi Rp7,11 triliun, menciut dari tahun sebelumnya Rp10,25 triliun. Jumlah liabilitas Rp717,29 miliar, menyusut dari akhir tahun 2024 sebesar Rp1,09 triliun. Total aset Rp26,03 triliun, melejit dari Rp24,79 triliun. (*)