EmitenNews.com - Pemegang saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA), Green Power Group Tbk. (LABA), tercatat terus menggerus kepemilikan sahamnya sepanjang April 2026. Total nilai divestasi dalam lima kali transaksi mencapai Rp6,63 miliar.

Berdasarkan data catatan transaksi KRYA di IDX, Green Power Group melakukan aksi jual berturut-turut:

1. 16 April 2026: Jual 17.649.800 lembar di harga Rp83, senilai Rp1,46 miliar.

2. 17 April 2026: Jual 10.785.800 lembar di harga Rp100, senilai Rp1,08 miliar.

3. 24 April 2026: Jual 17.311.700 lembar di harga Rp75, senilai Rp1,30 miliar.

4. 27 April 2026: Jual 15.149.600 lembar di harga Rp79, senilai Rp1,20 miliar.

5. 28 April 2026: Jual 19.430.900 lembar di harga Rp82, senilai Rp1,59 miliar.

Secara total, Green Power Group telah melepas 80.327.800 lembar saham KRYA atau setara 4,84 persen kepemilikan. Pascatransaksi terakhir, kepemilikan Green Power Group di KRYA tersisa 68.455.600 lembar atau 4,11 persen, dari sebelumnya 148.783.400 lembar atau 8,94 persen pada pertengahan April 2026.

Aksi jual ini terjadi seiring tekanan pada saham KRYA. Pada perdagangan Kamis (30/4/2026), saham emiten konstruksi bangunan itu ditutup turun 3,95 persen ke level Rp73.

Dalam sepekan terakhir, saham KRYA terpantau anjlok 16,09 persen. Secara year-to-date 2026, KRYA makin ambles 48,23 persen atau 68 poin dari Rp141 menjadi Rp73.