Lagi dan Lagi, Kundy Wijaya Lepas 2,81 Juta Saham KKES di FCA
:
0
Manajemen PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES) ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - Pemegang saham PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES), Kundy Wijaya, kembali mengurangi porsi kepemilikannya melalui transaksi penjualan saham pada 1 Desember 2025. Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur KKES, Melly Elita, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Kamis (4/12).
Melly menjelaskan bahwa Kundy menjual 2.810.600 lembar saham KKES pada harga Rp31 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi tersebut mencapai Rp87.119.000.
Transaksi ini melanjutkan aksi divestasi serupa yang dilakukan Kundy sebelumnya. Pada 13 November 2025, ia juga tercatat menjual 631.500 lembar saham di harga Rp29 per saham, dengan total nilai transaksi sekitar Rp18.313.500.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk divestasi dengan kepemilikan langsung," ujar Melly.
Pasca penjualan terbaru, kepemilikan saham Kundy turun dari 81,6 juta saham (5,44%) menjadi 78,8 juta saham (5,26%), sehingga porsi kepemilikannya di perseroan semakin menyusut.
Sementara itu, saham KKES pada perdagangan Jumat (5/12) ditutup menguat 3,23% ke level Rp32 per saham, mengikuti aliran minat beli pada sejumlah saham berkapitalisasi kecil.
Sebagai informasi, KKES mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 8 Agustus 2022 sebanyak 300.000.000 saham atau 20% dari modal disetor penuh pada harga perdana Rp105 pers saham. Dana yang diraup dari IPO tersebut Rp31.500.000.000 dan bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) adalah importir, pemasok, dan distributor bahan kimia dan bahan baku, didirikan di Jakarta, pada tahun 1990. Perusahaan ini merupakan anggota dari Catur Sentosa Adiprana Group, yang juga memiliki Mitra10 dan Atria. (*)
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





