Lagi, Dapen Bank Jateng Lego 42,1 Juta Saham Asuransi Digital (YOII)
Gedung Bank Jateng bermandi cahaya pada malam hari. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Dana Pensiun (Dapen) Bank Jateng terus mengurangi porsi kepemilikan saham Asuransi Digital Bersama (YOII). Kali ini, Dapen Bank Jateng melego 42,1 juta eksemplar. Transaksi pengurangan saham tersebut telah dipatenkan pada 22 Januari 2026.
Transaksi penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp141 per eksemplar. Penjualan itu, dilakukan kala saham perseroan tengah menanjak sebelum akhirnya kembali ke jalur reguler. Menyusul skema harga itu, Dapen Bank Jateng meraup Rp5,93 miliar.
Dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham Asuransi Digital dalam pangkuan Dapen Bank Jateng tersisa 248,36 juta lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 7,2496 persen. Susut 1,2288 persen dari sebelumnya 290,46 juta helai atau 8,4784 persen.
Sebelumnya, tepat pada 21 Januari 2026, Dapen Bank Jateng melego 1 juta helai dengan harga pelaksanaan Rp111 per saham. Oleh sebab itu, Dapen Bank Jateng mengoleksi dana senilai Rp111 juta. Sekadar informasi, Asuransi Digital Bersama merancang right issue maksimal 684.937.500 helai alias 684,93 juta lembar.
Pengeluaran saham anyar tersebut dibalut nilai nominal Rp100. Penerbitan saham baru itu setara 16,67 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh perseroan. Dana hasil right issue akan digunakan oleh perseroan untuk keperluan modal kerja. Dengan begitu, dengan adanya peningkatan modal melalui right issue itu, struktur permodalan perseroan menjadi lebih baik, dan perseroan akan memiliki pendanaan cukup untuk menjalankan strategi usaha. (*)
Related News
Bidik Pasar Timur Tengah, Indospring (INDS) Perluas Ekspansi Ekspor
Anggaran Kesehatan Naik, OMED Siap Gas Pertumbuhan 10–15 Persen
Baru Beli Langsung Jual, Samuel Lepas Saham BKSL Senilai Rp103,5M!
SOFA Banting Setir Usaha Waste-to-Energy, Bentuk PT Ananta Energi Asia
Calculus Investment Gelar Tender Wajib STAR, Harga Rp88 per Saham
TOBA Siap Lunasi Obligasi Rp434,35 Miliar, Jatuh Tempo Maret 2026





