Laju Kencang Saham Bekasi Pemula (BAPA) Diblok BEI, Ini Jawaban Dirut
:
0
PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) mengembangkan properti hunian di kawasan Bekasi dan Tangerang Selatan
EmitenNews.com - PT Bekasi Asri Pemula Tbk akhirnya buka suara usai sahamnya disuspensi Bursa Efek Indonesia akibat lonjakan harga yang signifikan. Namun, di tengah reli saham tersebut, kinerja perseroan justru masih lesu.
Dalam surat klarifikasi ke BEI, Direktur Utama BAPA, Warinton Simanjuntak, mengaku perseroan tidak mengetahui penyebab pergerakan harga saham yang melonjak tajam.
“Perseroan tidak terlalu mengikuti pergerakan saham yang ada di Bursa saat ini,” tulis manajemen dalam surat klarifikasinya, Kamis (7/5/2026).
Warinton juga menegaskan tidak memiliki informasi material ataupun aksi korporasi yang belum disampaikan ke publik yang dapat mempengaruhi harga saham.
Padahal, seperti diungkap Dirut BAPA di surat klarifikasi tersebut, fundamental perseroan belum menunjukkan perbaikan signifikan. Pendapatan kuartal I-2026 tercatat hanya Rp95 juta atau anjlok sekitar 61% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Warinton mengakui bisnis properti masih menghadapi tekanan dalam tiga tahun terakhir. Selain persaingan ketat, banyak calon konsumen disebut gagal memperoleh KPR akibat masalah kolektibilitas kredit.
Saat ini, lanjut Warinton, BAPA masih fokus memasarkan cluster Saviola Homes serta berencana merenovasi rumah ready stock agar lebih menarik pasar.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham BAPA mulai 30 April 2026 sebagai bentuk perlindungan investor setelah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Dalam periode sebulan terakhir, saham BAPA mencatat lonjakan harga sebesar 163 poin atau 217,33% ke Rp238 per saham. Sepanjang tahun sebelum lonjakan tersebut, harga saham BAPA cenderung bergerak di bawah Rp100 per saham.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





