Lanjut! Energy Collier Jala 239,79 Juta Saham Resources Alam (KKGI) Rp478 per Lembar
EmitenNews.com - MSIP S/A Energy Collier Pte Ltd mempertebal kepemilikan saham Resources Alam Indonesia (KKGI). Energy Collier Kali ini menyerok 239.792.565 helai alias 239,79 juta eksemplar. Aksi borong itu, terjadi pada 16 Mei 2023.
Pembelian dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp478 per lembar. Nah, dengan skema harga tersebut, Energy Collier dipaksa merogoh dana taktis sekitar Rp114,62 miliar. ”Transaksi untuk kepentingan investasi,” tulis Leny, Corporate Secretary Resources Alam.
Menyusul pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham Energy Collier makin menggunung. Menjadi 1,78 miliar eksemplar alias setara dengan porsi kepemilikan 35,63 persen. Bertambah 4,8 persen dari sebelum transaksi sebanyak 1,54 miliar lembar alias 30,84 persen.
Sebelumnya, pada 5 Mei 2023, Energy Collier menjala 223.287.500 helai alias 223,28 juta eksemplar. Transaksi perusahaan Singapura dibantu Bank HSBC Indonesia. Menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham Energy Collier makin gendut. Tepatnya, menjadi 1,54 miliar eksemplar atau setara dengan tabulasi tidak kurang dari 30,83 persen. bertambah sekitar 4,46 persen dari periode sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 1,31 miliar eksemplar alias 26,37 persen.
Per 5 Mei 2023, pemegang saham Resources Alam di atas lima persen antara lain Sejahtera Jaya Cita 1,27 miliar lembar atau 25,51 persen. Morgan Stanley and Co Intl PLC - Client AC 355 juta alias 7,10 persen. Resources Alam Indonesia 332,24 juta lembar alias 6,64 persen, dan LX-International (Singapore) Pte Ltd 250 juta helai alias 5 persen. (*)
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





