EmitenNews.com - Low Tuck Kwong kembali memborong saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sebanyak 100.001.000 lembar pada 14 Oktober 2026.

Padahal, sehari sebelumnya ia diketahui membeli saham BYAN sebanyak 500 ribu lembar di harga Rp11.200.

Melalui keterbukaan informasi, Kamis (15/10/2026),  perseroan menginformasikan transaksi tersebut dalam laporan perubahan kepemilikan saham BYAN.

Tercatat, bos BYAN itu melancarkan aksi beli saham di harga yang sama yakni di Rp11.200. Artinya, dengan jumlah saham yang dibeli, Low Tuck Kwong diperkirakan menggelontorkan dana sekitar Rp1,12 triliun.

Pasca transaksi, persentase sahamnya di BYAN kini berubah menjadi 10,25 persen dari semula 9,95 persen. Atau secara jumlah saham dari semula 3.316.666.832 menjadi 3.416.667.832.

Pada perdagangan intraday Kamis (15/10), saham BYAN terpantau mengalami koreksi 2,88 persen atau -325 poin ke level 10.975.

Tergeser Dari Orang Terkaya RI

Di sisi lain, data ­real-time billionaires Forbes (15/10/2026) menunjukkan terjadi pergeseran posisi orang terkaya Indonesia. Semula, Low Tuck Kwong masih menempati posisi nomor wahid, namun kini tergeser oleh sosok tangan dingin Grup Djarum, R Budi Hartono.

R Budi Hartono berhasil menggeser posisi puncak dengan total kekayaan bersih sekitar Rp275 triliun.

Berikut daftar 10 orang terkaya Indonesia per 15 Oktober 2026 versi Forbes. (acuan kurs Rp17.898)