MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
:
0
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)
EmitenNews.com - Manulife Wealth & Asset Management pada Rabu (1/4/2026), resmi menuntaskan akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia melalui entitas lokalnya, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), setelah seluruh persyaratan transaksi terpenuhi, termasuk persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atu OJK.
Rampungnya transaksi ini menandai dimulainya fase integrasi antara MAMI dan Schroders Indonesia. Selama masa transisi, kedua entitas akan tetap beroperasi secara paralel dengan struktur masing-masing, sembari menjalankan proses penggabungan secara bertahap.
Manajemen memastikan bahwa nasabah, mitra distribusi, dan karyawan akan terus mendapatkan informasi berkala terkait perubahan branding, produk, hingga penyesuaian operasional guna menjaga kesinambungan layanan.
“Kami dengan bangga menandai bergabungnya Schroders Indonesia ke dalam Manulife Wealth & Asset Management,” ujar Fabio Fontainha, Chief Executive Officer, Wealth and Asset Management Asia Manulife.
Dengan akuisisi ini, kekuatan MAMI sebagai salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia akan dipadukan dengan keahlian investasi lokal serta jaringan distribusi luas milik Schroders Indonesia.
Platform gabungan ini diharapkan mampu menghadirkan skala bisnis yang lebih besar, pendalaman sumber daya investasi, serta ragam solusi yang lebih luas untuk menghadapi berbagai siklus pasar.
Afifa, CEO & President Director MAMI, menyebut akuisisi ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan perusahaan.
“Ini bukan sekadar transaksi, tetapi babak baru untuk memperluas dampak kami. Kombinasi talenta dan keahlian kedua entitas akan memperkuat kemampuan kami dalam menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Michael T. Tjoajadi, CEO & President Director Schroders Indonesia, menilai langkah ini membuka akses terhadap sumber daya global yang lebih luas tanpa meninggalkan kekuatan lokal yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Dana kelolaan
Related News
BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747





