Mandiri (BMRI) Tuai Laba Rp28,5T di Medio 2026, Kredit Tembus Rp1.591T
:
0
Potret gedung Bank Mandiri. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih Rp28,5 triliun pada semester I 2026. Angka ini tumbuh 25,0% YoY dari Rp22,8 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pada kuartal II 2026, laba bersih tercatat Rp14,1 triliun, naik 33,0% YoY dari Rp10,6 triliun.
Pertumbuhan laba ditopang oleh ekspansi kredit dan perbaikan kualitas aset. Total kredit BMRI mencapai Rp1.591,68 triliun per Juni 2026, tumbuh 19,9% YoY dari Rp1.327,4 triliun. Pertumbuhan ini nyaris dua kali lipat dari pertumbuhan kredit industri sebesar 11,5%.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, penyaluran kredit difokuskan pada sektor produktif.
"Pertumbuhan kredit tersebut diarahkan pada aktivitas ekonomi riil. Khususnya, sektor produktif dan padat karya," ujar Riduan dalam paparan publik BMRI, Kamis (23/7/2026).
Segmen UMKM menjadi motor pertumbuhan dengan kenaikan 5,48% YoY, atau sekitar 9 kali lipat dari pertumbuhan kredit UMKM industri yang 0,63%.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga tumbuh 17,1% YoY menjadi Rp1.710,03 triliun.
Kualitas aset juga membaik. Rasio NPL Gross turun 10 bps ke 0,98% dan Loan at Risk turun ke 5,93%. Efisiensi terjaga dengan total beban yang turun 5,73% YoY.
Alhasil, ROA naik ke 3,10% dan ROE naik ke 24,3%.
Di sisi digital, pengguna Livin' by Mandiri mencapai 41 juta, naik 24% YoY. Platform Kopra by Mandiri mencatatkan transaksi Rp14.815 triliun di 1H26.
Related News
Pacu Transformasi Bisnis, GPSO Bidik Pasar Komponen Aftermarket Asia
Kredit Bank Jago (ARTO) Tembus Rp26,6 Triliun, NPL Terjaga Rendah
Tender Wajib PADA Dicuekin Pemegang 899,7 Juta Saham, Terserap Segini
Saham Tetiba ARA, NAYZ Beberkan Kartu Akuisisi, Inbreng & Rights Issue
Direktur MCAS Rajin Borong Saham, Genggam 8,31 Persen Saat Ini
Danantara AM Realisasi Caplok Manajer Investasi Mandiri, BRI, & BNI





