Manjakan Mitra, Jasa Logistics (LAJU) Gunakan Armada Truk Listrik

GO GREEN - Bos JBL Dimas menjawab pertanyaan media seputar penggunaan armada truk listrik lebih efisien dan ramah lingkungan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Jasa Berdikari Logistics (JBL) meluncurkan strategi bisnis inovatif sektor jasa logistik. Itu ditunjukkan dengan mengimplementasikan penggunaan armada truk listrik sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi, dan memberikan layanan prima kepada mitra pelanggan.
Pada Rabu, 20 Maret 2023, JBL sebagai perusahaan layanan logistik terintegrasi menguji coba penggunaan truk listrik sebagai moda transportasi pendistribusian barang milik pelanggan. Langkah proaktif itu, sekaligus merespons tren pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, dan gaya hidup go green.
”Peluncuran ini akan menjadi momen istimewa sebagai pelopor pengenalan teknologi, dan inovasi terkini pada sektor kendaraan listrik untuk sektor jasa logistik di Indonesia," tutur Komisaris JBL Dimas Teguh Mulyanto, di Cikarang, Jawa Barat dalam acara bertajuk "JBL Me-LAJU Menuju Evolusi Logistik Bebas Emisi dengan Truk Listrik".
Pada tahap awal uji coba penggunaan truk listrik ini, perusahaan akan mengoperasikan dua unit armada. Saat ini, perseroan memiliki armada truk konvensional mencapai 470 unit, dan hingga akhir 2030 total armada diproyeksi mencapai 1.000 unit, mayoritas akan menggunakan armada ramah lingkungan (truk listrik).
”Peluncuran hari ini (kemarin) merupakan tahap awal untuk mengenal tingkat efisiensi, dan efektivitas truk listrik. Penambahan armada listrik akan terus berlanjut, karena kami konsisten untuk memberikan, dan menawarkan layanan prima kepada para pelanggan," imbuhnya.
Saat ini, pelanggan JBL merupakan perusahaan-perusahaan ternama bidang retail FMCG. Layanan jasa logistik menggunakan truk listrik ramah lingkungan akan memberikan dampak positif bagi pelanggan, perseroan, dan masyarakat secara umum. "Kami tetap memegang komitmen untuk memenuhi semua kebutuhan mitra bisnis,” ucap Dimas.
Sejauh ini, JBL menerapkan layanan logistik terintegrasi untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan, sehingga perseroan harus memastikan ketersediaan moda angkutan, pengemudi, jasa pengelola pengiriman, dan pergudangan, yang didedikasikan secara khusus kepada satu pelanggan pada satu lokasi. (*)
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar