Masih Rugi Rp448 Miliar, Defisit Acset Indonusa (ACST) Bengkak Jadi Rp3,24 Triliun
EmitenNews.com—PT Acset Indonusa Tbk (ACST) menderita rugi bersih sebesar Rp448,9 miliar pada tahun 2022, atau menyusut 35,5 persen dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp695,54 miliar.
Akibatnya, defisit membengkak hingga menyentuh Rp3,242 triliun.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit emten jasa konstruksi grup Astra itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/2/2023).
Jelasnya, pendapatan bersih melorot 30,6 persen menjadi Rp,1036 triliun.
Pemicunya, pendapatan jasa konstruksi dari pihak ketiga amblas 40,6 persen yang tersisa Rp556,49 miliar.
Senasib, pendapatan jasa penunjang konstruksi kepada pihak ketiga anjlok 57,3 persen yang tersisa Rp70,665 miliar.
Serupa, pendapatan jasa kontruksi dari pihak berelasi susut 3,7 persen menjadi Rp356,43 miliar.
Walau beban pokok pendapatan dapat ditekan menjadi Rp1,348 triliun. Rugi kotor malah membengkak 111,5 persen menjadi Rp311,94 miliar.
Sementara itu, kewajiban bertambah 5,8 persen menjadi Rp1,44 triliun.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





