EmitenNews.com - Matahari (LPPF) secara resmi membuka gerai baru pertamanya tahun ini di REVO Town Mall Bekasi, Jawa Barat pada hari ini. Melanjutkan upaya rebranding-nya sebagai ‘House of Specialists’ sejak 2022, gerai baru Matahari di REVO Town Mall Bekasi ini merupakan gerai ke-19 Matahari di Jawa Barat dengan luas total 5.000 m2.
“Kami senang dapat membuka banyak gerai baru di 2023 dengan pembukaan gerai pertama ini di Bekasi. Kami percaya kehadiran Matahari di REVO Town Mall Bekasi dapat memberikan nilai dan memenuhi kebutuhan fesyen pelanggan baru kami. Gerai baru ini menandai pembukaan pertama kami di 2023 untuk melanjutkan upaya menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi di seluruh Indonesia. Kami sangat bersemangat
untuk memberikan dampak yang lebih besar lagi bagi masyarakat sekitar gerai Matahari di sepanjang tahun ini,” ujar Terry O’Connor, CEO Matahari dalam keterangan resmi Jumat (27/1).
Matahari REVO Town Mall Bekasi berlokasi strategis di jalur utama akses ke wilayah Pekayon dan Bekasi Barat, dekat dengan jalur masuk langsung ke stasiun LRT yang terhubung dengan sky bridge, dan berdekatan dengan beberapa apartemen prestisius di sekitarnya. Gerai baru REVO Town Mall Bekasi ini membuat total menjadi 149 gerai Matahari di seluruh Indonesia pada 2023.
REVO Town Mall Bekasi adalah pusat perbelanjaan untuk gaya hidup dan hiburan di area tersebut. Bekasi terdiri dari lebih dari 2 juta penduduk dan Matahari mendukung perekonomian setempat dengan mempekerjakan sekitar 98% penduduk lokal.
Total gerai Matahari yang akan beroperasional secara nasional ditargetkan menjadi 160 atau lebih pada akhir 2023, papar Terry O’Connor.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





