EmitenNews.com -PT Pyridam Farma Tbk (IDX: PYFA) secara resmi mengumumkan pengunduran diri Robby Yulianto dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Perseroan, terhitung sejak surat pengunduran dirinya diterima pada tanggal 20 Mei 2026. Segenap manajemen PYFA menerima dan menghormati keputusan beliau untuk berfokus pada kegiatan serta peluang profesional lainnya di luar perusahaan. Perseroan memastikan bahwa langkah pengunduran diri ini sama sekali tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha PYFA. 

Manajemen PYFA menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas dedikasi, dukungan, serta kontribusi positif yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya sejak tahun 2020. Seiring dengan pengunduran diri tersebut, PYFA akan menjalankan proses nominasi dan mengusulkan perubahan susunan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang. Susunan pengurus baru ini nantinya akan diumumkan secara resmi pada saat dan ditetapkan oleh RUPS sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan yang berlaku. 

“Perseroan menghormati keputusan Bapak Robby Yulianto untuk melanjutkan fokus pada kegiatan dan kesempatan profesional lainnya di luar Perseroan, setelah selama ini memberikan kontribusi dan dukungan terhadap perkembangan Perseroan. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan akan melaksanakan proses nominasi dan mengusulkan perubahan susunan Dewan Komisaris dalam RUPS Perseroan yang akan datang sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan yang berlaku.” ungkap Herdiasti Anggitya Dwisani, Corporate Secretary PYFA dikutip dalam keterbukaan informasi.

Di tengah masa transisi susunan pengurus ini, PYFA tetap kokoh dan berfokus penuh pada strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Salah satu langkah ekspansif yang tengah dipersiapkan oleh Perseroan adalah aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Perseroan berencana menerbitkan saham baru dalam jumlah maksimal 5,7 miliar lembar saham.

Tujuan utama dari rights issue ini sangat positif, yakni untuk menghimpun dan mengalokasikan sepenuhnya dana tersebut guna memperkuat struktur permodalan perusahaan serta mendanai berbagai investasi strategis dan akuisisi. Langkah ini merupakan bagian vital dari peta jalan ekspansi PYFA untuk mempercepat pertumbuhan dan membangun ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi secara global.

Suntikan modal baru dari para pemegang saham akan memberikan fleksibilitas operasional yang luar biasa bagi Perseroan untuk terus menghadirkan produk dan layanan kesehatan mutakhir bagi masyarakat, sekaligus menciptakan nilai dan pertumbuhan positif jangka panjang bagi seluruh investor. Manajemen PYFA sangat optimis bahwa dengan fundamental perusahaan yang kuat serta dukungan penuh dari pemegang saham terhadap rencana aksi korporasi ini, PYFA akan terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri farmasi dan layanan kesehatan, baik di tingkat nasional maupun global.