EmitenNews.com - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) berencana melakukan kuasi reorganisasi untuk menghapus saldo laba negatif alias defisit perseroan.

VP Corporate Secretary & Legal GMFI Rian Fajar Isnaeni dalam keterangan resminya Senin (6/7) menyampaikan rencana tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 28 Juli 2026.

Adapun, dijelaskan bahwa tujuan utama kuasi reorganisasi adalah untuk menghilangkan saldo laba negatif sebesar USD512.867.455. Dengan penghapusan tersebut, struktur ekuitas perusahaan diharapkan menjadi positif dan lebih sehat.

Sebagai bagian dari rencana, GMFI akan melakukan penurunan nilai nominal saham Seri A dan Seri B. Aksi ini sekaligus disertai pengurangan modal. 

"Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan kuasi reorganisasi yang disertai pula dengan pengurangan modal Perseroan melalui mekanisme penurunan nilai nominal saham-saham Seri A dan Seri B Perseroan," ujar Rian Fajar.

Penurunan nilai nominal itu akan menurunkan modal dasar GMFI dari Rp10 triliun menjadi Rp5.990.689.844.500. Dengan demikian, terdapat pengurangan modal sebesar Rp2.866.524.913.104 atau sekitar US$212.212.241.

Meski begitu, Rian Fajar mengatakan kuasi reorganisasi tidak berdampak pada operasional.

"Rencana ini tidak mempengaruhi kegiatan operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan," ucap Rian.