EmitenNews.com - Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) berusaha maksimal memenuhi free float paling minimalis 10 persen. Sejumlah langkah telah ditempuh guna memenuhi ketentuan regulasi tersebut. Namun, hingga batas akhir 26 Juni 2026, upaya mendongkrak porsi saham publik tersebut belum membuahkan hasil.

Saat ini, ADMF bersama-sama dengan saham pengendali sedang melakukan kajian, dan evaluasi atas berbagai alternatif tersedia. Selain itu, ADMF terus berkomunikasi dengan regulator, dalam memenuhi rencana peningkatan free float.

”Di samping itu, ADMF terus memantau perkembangan, dan mengambil langkah-langkah dipandang perlu sesuai dengan mempertimbangkan kondisi, dan kebutuhan perseroan,” tegas Veronika Dyah Puspitaningrum, Corporate Secretary ADMF.

Berdasar data perdagangan sementara sesi I edisi Senin, 6 Juli 2026, saham ADMF bertengger di level Rp7.925 per helai. Melorot 0,65 persen alias 50 poin dari perdagangan akhir pekan lalu. Sejak awal tahun, saham ADMF susut 550 poin setara 6,49 persen dari periode 2 Januari 2026 di posisi Rp8.475 per eksemplar. (*)