EmitenNews.com - Daya Intiguna (MDIY) menggeber program management and employee stock option plan (MESOP) Rp35,12 miliar. Program pemberian opsi pembelian saham kepada manajemen dan karyawan itu, perseroan melepas 21,28 juta helai. Program MESOP tersebut dibanderol dengan harga pelaksanaan Rp1.650 per lembar.

Periode pelaksanaan program MESOP itu berlangsung sepanhang 15 hari bursa. Itu terhitung sejak 18 Februari 2026 hingga 10 Maret 2026. ”Hak opsi yang dapat dikonversi maksimal 21.285.750 helai,” tegas Janina Maia, Corporate Secretary Daya Intiguna Yasa. 

Mengenai harga pelaksanaan program itu, tergolong tidak murah. Menilik perdagangan saham perseroan edisi kemarin di level Rp940, harga pelaksanaan MESOP lebih mahal sekitar 710 poin alias 75,53 persen dari harga pasar. 

Pelaksanaan MESOP itu, merujuk kepada Pasal 43A Peraturan OJK 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2015 tentang Modal Perusahaan Penambahan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dan Surat Edaran BEI Nomor SE00002/BEI/03- 2020.

Lalu, sesuai dengan pengumuman BEI No. peng-P-00245/BEI.PP3/02-2025 pada 18 Februari 2025, dan keterbukaan informasi melalui surat No. 012/MDIY/CS/JKT/02-2025. ”Saham dan hak opsi belum dikonversi periode ini dapat dilakukan pada periode pelaksanaan berikutnya,” imbuh Maia. (*)