MDKA Rombak Manajemen, Tiga Direktur Kompak Mundur Jelang RUPS
:
0
Para pekerja Proyek Tembaga Tujuh Bukit mengebor dan mengambil sampel batuan sebagai bahan analisis (Foto: Merdeka Copper Gold Tbk)
EmitenNews.com - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bersiap memasuki fase baru perjalanan korporasi. Menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026, emiten tambang milik Grup Saratoga dan Provident Capital tersebut menerima surat pengunduran diri tiga anggota Direksi sekaligus.
Ketiga nama tersebut adalah David Thomas Fowler, Jason Laurence Greive, dan Chrisanthus Supriyo. Pengunduran diri yang diterima Perseroan pada 17 Juni 2026 itu akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai ketentuan yang berlaku.
Momentum pergantian manajemen ini muncul bersamaan dengan sejumlah agenda strategis yang akan dibawa Perseroan ke hadapan pemegang saham, mulai dari perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris, rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), hingga pembagian dividen tunai.
Dalam keterbukaan informasi, Jumat (19/6/2026), Corporate Secretary MDKA Jessica J. menyampaikan bahwa pengunduran diri tersebut baru akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan RUPS.
Masuknya agenda perubahan jajaran pengurus mengindikasikan Perseroan tengah menyiapkan penyesuaian struktur kepemimpinan di tengah berbagai inisiatif korporasi yang sedang disiapkan.
Rencana Private Placement dan Pembagian Dividen
Tak hanya soal manajemen, RUPS Luar Biasa juga akan membahas rencana PMTHMETD IV dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,44 miliar saham baru atau setara maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Selain itu, MDKA juga akan meminta persetujuan pemegang saham terkait penggunaan sebagian saldo laba tahun buku 2025 untuk dibagikan sebagai dividen tunai. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, Perseroan tercatat memiliki saldo laba positif yang menjadi landasan pelaksanaan agenda tersebut.
Dinamika perubahan manajemen ini bukan kali pertama terjadi di lingkungan Grup Merdeka dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, perusahaan afiliasi PT Merdeka Copper Gold Tbk, yakni PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), juga telah menerima pengunduran diri salah satu anggota Direksi, Anthony Kartono Tan, yang selanjutnya akan diputuskan melalui RUPS pada 23 Juni 2026 bersamaan dengan agenda perubahan susunan pengurus perusahaan.
Meski belum terdapat keterangan resmi yang menghubungkan kedua peristiwa tersebut, kemunculan agenda perombakan jajaran manajemen secara hampir bersamaan di dua entitas Grup Merdeka berpotensi memunculkan perhatian investor terhadap arah penyesuaian struktur kepemimpinan di dalam grup usaha tersebut.
Related News
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru
Laba Triliunan, PALM Cuma Sisihkan 2,7 Persen Laba Sebagai Dividen
BSDE Angkat Komisaris Utama Baru, 99 Persen Laba 2025 Buat Modal Kerja
Pizza Hut RI (PZZA) Ungkap Dampak Akuisisi Global Terhadap Operasional





