Melesat 721 Persen, Bekasi Fajar (BEST) Tabulasi Laba Kuartal I-2023 Rp109 Miliar

Hingga penutupan pasar, di order bid atau beli, terdapat 1.417.366 lot total antrian. Antrian beli terbanyak berada di harga Rp 145/lembar yang sebanyak 767.565 lot antrian.
Sementara di order offer atau jual, terdapat 55.356 lot total antrian. Adapun antrian jual terbanyak berada di harga Rp 147/lembar, yang mencapai 15.180 lot antrian.
Dari rasio harga dan nilai bukunya, price to earnings ratio (PER) BEST saat ini mencapai 3,2 kali disetahunkan ( annualized ), sedangkan rasio price to book value (PBV) BBRI saat ini sebesar 0,32 kali.
Jika dibandingkan dengan industri properti kawasan industri, maka saham BEST] tergolong murah karena PER dan PBV-nya berada di atas rata-rata. Adapun median PER industri mencapai 8,52 kali, sedangkan media PBV industri mencapai 0,61 kali.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar