Melorot 80 Persen, Medio 2024 Laba Clipan (CFIN) Sisa Rp128 Miliar
:
0
Kantor Clipan Finance dengan papan nama terpampang jelas. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Clipan Finance (CFIN) sepanjang paruh pertama 2024 membukukan laba bersih Rp128,20 miliar. Drop 80 persen dari periode sama tahun lalu Rp649,64 miliar. Jadi, laba per saham longsor menjadi Rp32,18 dari edisi tahun lalu Rp163,04.
Jumlah pendapatan Rp922,64 miliar, menukik 33 persen dari edisi sama tahun lalu Rp1,39 triliun. Itu dari jual dan sewa balik Rp2,63 miliar, naik dari Rp1,76 miliar. Seja pembiayaan Rp33,38 miliar, menanjak dari Rp23,76 miliar. Pembiayaan konsumen Rp662,42 miliar, surplus Rp591,53 miliar.
Sewa operasi - proporti investasi Rp300 juta, stagnan dari sebelumnya. Seja operasi kendaraan Rp2,2 miliar, turun dari Rp2,27 miliar. Bunga Rp583,55 juta, turun dari Rp908,97 miliar. Keuntungan penjualan aset tetap Rp3,97 miliar, meroket dari Rp241,87 juta. Pendapatan lainnya Rp217,13 miliar, anjlok dari Rp774,94 miliar.
Jumlah beban Rp763,25 miliar, bengkak dari Rp562,99 miliar. Itu dari bunga dan beban pembiayaan lainnya Rp156,80 miliar, bengkak dari Rp110,23 miliar. Beban umum dan administrasi Rp119,07 miliar, bertambah dari Rp93,32 miliar. Beban tenaga kerja Rp196,79 miliar, bengkak dari Rp168,68 miliar. Imbalan pasca-kerja Rp10,8 miliar, melejit dari Rp6,6 miliar.
Penyusutan aset sewa operasi Rp1,47 miliar, susut dari Rp1,70 miliar. Kerugian penurunan aset keuangan Rp275,22 miliar, bengkak dari Rp166,32 miliar. Beban lainnya Rp3,06 miliar, naik dari Rp2,22 miliar. Laba sebelum pajak Rp159,39 miliar, berkurang dari edisi sama tahun lalu Rp832,73 miliar.
Laba bersih periode berjalan Rp128,20 miliar, anjlok dari Rp649,64 miliar. Jumlah ekuitas Rp5,65 triliun, naik tipis dari akhir tahun lalu Rp5,52 triliun. Total liabilitas Rp4,61 triliun, bengkak dari akhir 2023 senilai Rp4,38 triliun. Jumlah aset Rp10,27 triliun, melonjak dari akhir tahun lalu Rp9,91 triliun. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





