Meningkatnya Risiko Geopolitik Berpotensi Tahan Daya Beli Masyarakat
:
0
Analis Bank Mandiri memprediksi meningkatnya risiko geopolitik dan potensi tekanan harga energi dapat menahan daya beli masyarakat.(Foto: Dok)
EmitenNews.com - Optimisime Konsumen tetap kuat pada Maret 2026. Berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tetap kuat meskipun lebih rendah dari bulan sebelumnya. IKK pada Maret 2026 sebesar 122,9, yang masih berada dalam level optimis namun lebih rendah dari Februari 2026 yang sebesar 127,2.
Keyakinan konsumen pada Maret 2026 tetap optimis pada seluruh kelompok pengeluaran. IKK tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran Rp4,1-5 juta, dengan IKK sebesar 125,7. Berdasarkan usia, IKK juga tetap di level optimis pada seluruh kelompok usia, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun dengan nilai sebesar 129,6.
Proporsi tabungan masyarakat relatif stabil pada Maret 2026. Rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk tabungan (savings to income ratio) tercatat sebesar 17,6% pada Maret 2026, relatif stabil dibandingkan proporsi pada Februari 2026 yaitu sebesar 17,7%.
Selain itu rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada Maret 2026 tercatat sebesar 72,2%, lebih tinggi dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 71,6%.
Kantor analis Bank Mandiri memperkirakan konsumsi rumah tangga akan tumbuh sebesar 5,06% pada 2026, didukung oleh optimisme konsumen yang masih berada di zona optimis (>100).
"Namun, meningkatnya risiko geopolitik dan potensi tekanan harga energi dapat menahan daya beli masyarakat. Di sisi lain, dukungan pemerintah melalui stimulus dan perbaikan struktural diharapkan dapat menjaga konsumsi tetap solid," tulis Bank Mandiri dalam Daily Economic Reviewnya.(5/4)
Secara keseluruhan, perekonomian Indonesia diperkirakan tetap tumbuh resilien sebesar 5,18% pada 2026, lebih tinggi dari realisasi 2025 sebesar 5,11%.(*)
Related News
Kurs Yuan Hari Ini Melemah 34 Poin Terhadap US Dolar
Harga Emas Antam Kamis Ini Turun Rp5.000 Per Gram
BBC Bakal PHK Besar-Besaran, 2.000 Karyawan Digusur
IMF Nilai Indonesia Mampu Jaga Keseimbangan Stabilitas - Pertumbuhan
Arus Modal Asing Ke Instrumen Moneter Naikkan Utang LN Indonesia
Tertekan, Rupiah Hari Ini Susuri Zona Merah





