Menkeu Benarkan Jeffrey Hendrik Pejabat Sementara Dirut BEI
Jeffrey Hendrik, yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur Pengembangan, menjadi perwakilan BEI dalam rapat bersama Menko Perekonomian di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1) malam.
EmitenNews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi kabar penunjukan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, sebagai Pejabat Sementara Direktur Utama BEI menggantikan Iman Rachman yang mundur pada Jumat kemarin (30/1).
"Iya", jawab Menkeu singkat saat ditanya kepastian tersebut usai menghadiri usai mengikuti rapat bersama Menko Perekonomian, Danantara, OJK dan BEI di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1) malam. Jeffrey sendiri tampak hadir dalam rapat membahas situasi pasar modal pascamundurnya Dirut BEI dan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jeffrey Hendrik, yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur Pengembangan, menjadi perwakilan BEI dalam rapat tersebut.
Menurut Purbaya, Jeffrey bersama timnya bakal menjadi representasi BEI dalam pertemuan bersama Morgan Stanley Capital International (MSCI) Senin (2/2) besok. Menkeu memastikan pihaknya tidak ikut andil dalam pertemuan tersebut.
"Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur di internal mereka. Pemerintah nggak ikut campur," tuturnya.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengungkapkan pihaknya akan mengumumkan Pjs Dirut BEI sebelum jam pembukaan perdagangan Bursa pada Senin (2/2).
Dalam konferensi pers, Jeffrey memastikan operasional BEI tetap akan berjalan secara normal, dan proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen juga tidak akan terganggu sama sekali.
"Kami juga menegaskan komitmen kami untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia tidak hanya setara dalam hal nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar, tetapi juga setara dalam transparansi dan tata kelola," ujar Jeffrey.
Jeffrey melanjutkan BEI akan terus meningkatkan transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia, serta mencermati perkembangan terakhir terkait dengan kebutuhan Indeks Provider Global.
"Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa Indeks Provider Global, dan kami sudah menampung apa yang diharapkan, dan semua itu akan kami deliver dalam waktu secepat mungkin untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada seluruh investor, baik investor global maupun investor domestik kita," ujar Jeffrey.(*)
Related News
IHSG Ambles 2,19 Persen Usai Reli Awal April, Sektor Ini Terjun Bebas
IHSG Sesi I (2/4) Berlanjut Turun 1,25 Persen ke 7.094
Jelang Long Weekend, IHSG Dibuka Anjlok ke 7.120
Konflik Surut, Investor Merangsek Pasar
Sentimen Global Angkat Pasar, IHSG Uji Level 7.300
IHSG Menguat ke 7.184, MNC Sekuritas Wanti-wanti Koreksi





