Menteri PKP Apresiasi Komitmen BTN Dukung Rumah Rakyat
:
0
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyaksikan Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menandatangani Perjanjian MOU Komitmen Dukungan Program Pembiayaan KPR Sejahtera FLPP di Jakarta, Rabu (18/6). (Foto:Endang Muchtar).
EmitenNews.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN atas komitmennya dalam mendukung pembiayaan perumahan rakyat.
Apresiasi tersebut saat menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, dan Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, di Jakarta pada Rabu (18/6).
Penandatanganan MoU tersebut merupakan bagian dari penguatan sinergi untuk Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang menjadi tulang punggung pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"BTN adalah mitra strategis yang konsisten dan konkret dalam mendukung Program Rumah Rakyat," ujar Menteri Maruarar.
Sepanjang Januari hingga Mei 2025, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk 79.104 unit rumah melalui skema KPR Sejahtera FLPP. Tahun ini, BTN menargetkan penyaluran pembiayaan hingga 220.000 unit, menjadikannya sebagai salah satu bank paling aktif dalam mempercepat akses hunian terjangkau di Indonesia.
Langkah ini sekaligus mempertegas peran BTN sebagai bank yang memiliki komitmen kuat dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendukung agenda besar pemerintah untuk memperkecil backlog perumahan nasional.
Related News
Bawa Investasi Rp1,12T, Hoi Fu Paper Bangun Pabrik di KEK Kendal
Tekad Sudah Bulat, Bahlil Ungkap Tantangan Wujudkan Substitusi LPG
Realisasi Investasi DIY Rp2,01 Triliun, Ditopang Sleman dan Yogyakarta
Luncurkan Proyek PLTS Mentari Nusantara, PLN Dukung Target NZE 2060
Ingat, Telat Lapor SPT Badan, DJP Hapus Sanksi Hanya Sampai Akhir Mei
TLKM Telat Sampaikan Annual Report 2025 dan Kuartal I, Sampai Kapan?





